Suara.com - Perkembangan digital banyak dimanfaatkan oleh perbankan Indonesia dalam memudahkan layanan nasabahnya. Salah satunya Inovasi dan customer centricity tetap menjadi fokus CIMB Niaga dalam pengembangan digital.
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan pada kuartal I 2025, 90 persen dari total transaksi finansial nasabah telah dilakukan melalui layanan branchless banking. Diantaranya OCTO Mobile, OCTO Clicks, Bizchannel@CIMB, Automated Teller Machines (“ATM”), dan OCTO Pay (e-money).
"Selain itu, CIMB Niaga juga menghadirkan digital experience melalui model Digital Branch yang unik, yang memadukan fitur Cabang Konvensional dan Digital Lounge," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (13/7/2025).
Untuk mendorong adopsi digital di kantor cabang lainnya, CIMB Niaga juga memperkenalkan Digital Hub yang dilengkapi mesin Self-Service Banking dan Self-Service Tablet untuk mempercepat layanan kepada nasabah.
Adapun konsep cabang ini menawarkan pengalaman perbankan yang komprehensif dan serba digital, sembari tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB Niaga. Hingga 31 Maret 2025, konsep ini telah diimplementasikan di 52 kantor cabang, terdiri dari 23 Digital Branch dan 29 Digital Hub.
Integrasi dari layanan digital di kantor cabang ini telah meningkatkan customer experience serta efisiensi layanan secara signifikan, yang diharapkan dapat memungkinkan 80 persen daripembukaan tabungan, penggantian kartu dan proses pengkinian/maintenance Customer Information File(“CIF”) dapat diselesaikan dalam waktu 5 menit melalui mesin Self-Service Banking.
Dengan fokus untuk melayani permintaan dari kebutuhan yang terus meningkat terhadap layanan digital banking yang Simpler, Better danFaster, OCTO Mobile senantiasa menyempurnakan berbagai solusi, seperti transfer BI-FAST, top-up e-Wallet (GoPay, OVO, Shopee, Flazz BCA, dan lainnya), Scan QRIS, serta pembayaran tagihan.
Pada kuartal I 2025, OCTO Mobile memperkenalkan fitur penukaran Poin Xtra (poin loyalitas) untuk mileage (Garuda dan KrisFlyer), memperluas cakupan pembayaran tagihan untuk Pajak Bumi dan Bangunan (“PBB”).
Serta Perusahaan Daerah Air Minum (“PDAM”), lalu meluncurkan layanan pembukaan dan pendaftaran rekening Haji. #GetWealthSoon tetap menjadi andalan untuk investasi digital, untuk terus mendorong kebiasaan investasi sejak dini di kalangan nasabah muda dan generasi melek digital.
Baca Juga: CNAF Kantongi Laba Bersih Rp464 Miliar di 2024
Melalui OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks, nasabah dapat dengan mudah mengakses beragam produk reksa dana yang sesuai dengan profil risiko mereka. Kedua kanal digital juga mendukung penawaran Surat Berharga Negara (“SBN”) Ritel (ORI027 dan ST014) pada kuartal I 2025, yang memperoleh minat tinggi di tengah kondisi market saat ini. Selain itu, nasabah juga dapat memilih obligasi pemerintah maupun korporasi di pasar sekunder sesuai profil risiko mereka melalui OCTO Mobile dan OCTO Clicks.
Nasabah juga dapat menikmati solusi valuta asing (FX) yang komprehensif, mulai dari pembukaan rekening dalam 15 mata uang (termasuk Won Korea, Yen Jepang, dan Ringgit Malaysia), mengakses kurs kompetitif selama jam perdagangan, hingga menghubungkan kartu debit dengan rekening FX untuk transaksi luar negeri yang lebih praktis.
Sebagai tambahan, di OCTO Mobile dan OCTO Clicks kini juga tersedia wealth dashboard yang komprehensif, sehingga nasabah dapat memantau portofolio dan kinerja investasi mereka dengan lebih mudah.
Sementara itu, OCTO Clicks terus melayani nasabah dan investor yang membutuhkan kemampuan transaksi yang lebih kompleks. Fitur baru yang diperkenalkan pada akhir 2024, yakni pembelian dan penjualan emas bekerja sama dengan Pegadaian, menjadi sangat populer di kalangan pengguna pada kuartal I 2025.
"Mencerminkan kepercayaan dan antusiasme nasabah, volume transaksi finansial melalui OCTO (mobile dan internet banking) pada kuartal I 2025 meningkat sebesar 35% dibandingkan kuartal I 2024, dengan tetap fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan," bebernya.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, CIMB Niaga terus meningkatkan customer experience dengan menawarkan berbagai produk dan layanan yang komprehensif melalui 397 cabang dan jaringan (termasuk 34 Digital Lounge). Per 31 Maret 2025, jaringan Bank secara nasional didukung oleh 3.148 ATM (termasuk Cash Remittance Machine and Multidenom Deposit Machine) dan 688.992EDC, QR dan e-Commerce.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit
-
Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI
-
Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804
-
BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas
-
Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir
-
BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026
-
Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya
-
Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni
-
Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak