Suara.com - KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan hingga akhir Juni, total volume angkutan kontainer mencatatkan volume 1.148.904 ton, meningkat 5% dibanding periode yang sama pada 2024 sebesar 1.092.510 ton.
Sepanjang Semester I 2025, volume angkutan mencatatkan peningkatan konsisten. Pada Triwulan I, KAI Logistik mencatat volume sebesar 536.832 ton, dan meningkat signifikan sekitar 14% pada Triwulan II menjadi 612.072 ton.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, mengungkapkan “Peningkatan ini merupakan sinyal positif bahwa pergeseran ke moda logistik berbasis rel semakin kuat. Sebagai bagian integral dari ekosistem logistik nasional, layanan KA Kontainer berperan penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok antarwilayah, mulai dari distribusi bahan baku, barang industri, produk konsumsi, hingga ekspor-impor. Dengan jangkauan yang luas, kapasitas besar, serta waktu tempuh yang stabil, KA Kontainer mampu menjadi tulang punggung distribusi logistik nasional.”
Angkutan kontainer berbasis KA memainkan peran penting dalam menjaga kelancaran arus barang dari sentra produksi ke pusat konsumsi. Dengan dukungan jalur-jalur utama yang tersedia di Tanjung Priok, Karawang, Ronggowarsito dan Kalimas, layanan ini turut memperkuat konektivitas kawasan industri dan pelabuhan, serta mengurangi ketergantungan pada moda jalan raya yang berdampak pada penurunan tingkat risiko kecelakaan fatal akibat truk ODOL (Over Dimension Over load).
“Sepanjang tahun 2024, tercatat lebih dari 27.000 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan angkutan barang. Dalam konteks ini, layanan KA Kontainer dinilai sebagai salah satu opsi moda alternatif yang lebih aman. Peralihan ke moda rel tidak hanya membantu menekan angka kecelakaan di jalan raya, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan keselamatan bagi masyarakat dan pengguna jalan lainnya,” lanjut Riyanta.
Peningkatan kinerja KA Kontainer tak lepas dari sejumlah langkah strategis. KAI Logistik secara berkelanjutan mengintegrasikan aspek digitalisasi dan penguatan operasional untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan layanan.
Di antaranya melalui penerapan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) untuk optimalisasi dan pemantauan kontainer secara real-time, peningkatan kapasitas angkut, serta penambahan frekuensi perjalanan KA Kontainer.
Tak hanya itu, KAI Logistik juga turut memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem logistik nasional melalui sertifikasi halal logistik, sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat ekosistem industri halal Indonesia yang terus berkembang.
“Di tengah dinamika sistem logistik nasional, KA Kontainer mengambil peran sebagai tulang punggung logistik yang mampu menjaga kestabilan distribusi rantai pasok dan keselamatan kolektif khususnya dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih aman, serta fokus pada aspek keselamatan dan keberlanjutan,” tutup Riyanta.
Baca Juga: KAI Logistik Angkut 74.637 Ekor Hewan Peliharaan di Semester I 2025
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?