Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berbalik meloyo pada akhir perdagangan Rabu, 30 Juni 2025, padahal sempat menguat di awal perdagangan.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun ke level 7.549 atau turun 68,02 poin atau secara persentase meluncur 0,89 persen.
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 38,59 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 15,79 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,84 juta kali.
Dalam perdagangan di hari ini, sebanyak 297 saham bergerak naik, sedangkan 335 saham mengalami penurunan, dan 324 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, CBUT, COCO, DMND, DSFI, FMII, IKAN, ISEA, JARR, JAST, OKAS, PGUN, PNGO.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, AMAN, APEX, BBLD, CDIA, COIN, ISAP, LAPD, LUCY, MBSS, MTPS, PGEO, RICY, SMMA, SUNI, SURI, TAXI.
Sebelumnya, BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji level support di 7.550 dalam perdagangan Rabu (30/7), setelah ditutup menguat tipis 0,04 persen pada hari sebelumnya. Berdasarkan laporan Retail Report BNI Sekuritas, jika indeks mampu bertahan di atas level tersebut, peluang rebound ke area resistance 7.630–7.670 masih terbuka lebar.
Meski mencatat kenaikan tipis, pasar domestik dibayangi aksi jual investor asing dengan nilai net sell mencapai sekitar Rp 449 miliar. Saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA, BMRI, ICBP, BBNI, dan AMRT menjadi yang paling banyak dilepas asing.
Di sisi global, sentimen cenderung negatif. Wall Street ditutup melemah pada Selasa (29/7), dipicu laporan kinerja keuangan emiten besar yang meleset dari ekspektasi pasar. Dow Jones terkoreksi 0,4 persen, S&P 500 turun 0,30 persen, dan Nasdaq melemah 0,38 persen. Saham-saham seperti UnitedHealth, Boeing, Merck, dan Whirlpool mengalami penurunan tajam usai merilis hasil kuartalan yang mengecewakan.
Baca Juga: Bukalapak Merana? Tutup Bisnis E-commerce dan Kini Defisit Rp9,7 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026