Suara.com - Platform investasi, Ajaib, mulai melakukan pemahaman atau literasi keuangan tentang industri pasar modal ke remaja. Hal ini agar, setelah memiliki pendapatan para remaja tidak tergiur investasi abal-abal.
Literasi keuangan yang bertajuk Aura of the Future Fund ini berangkat dari kesenjangan antara adopsi digital yang tinggi dan literasi keuangan yang masih rendah di kalangan generasi muda.
Riset dari MicroSave menunjukkan 78 persen anak muda Indonesia belum memahami produk dan layanan keuangan secara mendalam, padahal 45,5 persen dari mereka aktif menggunakan layanan keuangan digital. Kondisi ini membuka celah bagi risiko kejahatan finansial seperti investasi bodong dan pinjaman online ilegal.
"Anak-anak dan remaja sangat terbuka terhadap dunia digital, tapi mereka butuh dibekali pengetahuan untuk mengelola keuangan secara bijak serta menghindari penipuan," ujar Direktur Utama Ajaib Sekuritas, Juliana di Jakarta, Rabu (30/7/2025).
"Aura of the Future Fund adalah bentuk komitmen kami untuk membekali mereka melalui edukasi keuangan, termasuk identifikasi risiko serta cara menghindari penipuan — terutama di ruang digital.," sambungnya.
Adapun, Juliana menjabarkan, Program Aura Fund akan mencakup beberapa kegiatan, kelas literasi keuangan, kolaborasi dengan inspirator muda, serta konten edukasi digital.
Ia menambahkan, lewat literasi keuangan ini, perusahaan ingin mengambil peran aktif dalam membentuk masa depan finansial anak-anak Indonesia.
Juliana menilai, kebiasaan finansial yang sehat harus ditanamkan sejak dini, salah satunya melalui akses terhadap edukasi keuangan.
"Hal ini sesuai dengan misi kami menyambut generasi baru di layanan keuangan modern," pungkasnya.
Baca Juga: Pasar Modal RI Lagi Sumringah, Bos Danantara: Semua Lagi Positif!
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono