Suara.com - Kabar gembira bagi para investor emas di seluruh Indonesia. Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini.
Selasa, 5 Agustus 2025, menjadi hari yang cerah bagi para pemegang logam mulia. Nilai investasi mereka tercatat kembali bertumbuh setelah beberapa waktu mengalami fluktuasi.
Tercatat di situs resmi Logam Mulia, harga emas untuk pecahan satu gram dibanderol dengan harga Rp 1.959.000. Angka ini menunjukkan adanya penguatan yang cukup berarti dibandingkan dengan posisi hari sebelumnya.
Kenaikan ini tentu mengundang senyum para investor. Momen seperti ini seringkali dinantikan sebagai bukti bahwa emas masih menjadi aset yang dapat diandalkan.
Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi, pergerakan harga hari ini bisa menjadi sinyal penting. Namun, penting untuk memahami apa saja faktor yang memengaruhinya.
Secara rinci, harga emas hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 13.000 per gram. Angka ini didapat dari perbandingan dengan harga penutupan perdagangan pada hari Senin, 4 Agustus 2025.
Kemarin, harga emas Antam untuk ukuran yang sama berada di level Rp 1.946.000 per gram. Secara persentase, kenaikan ini setara dengan sekitar 0,67% dalam satu hari.
Kenaikan tidak hanya terjadi pada harga jual. Harga pembelian kembali atau yang lebih dikenal dengan istilah buyback juga ikut terkerek naik.
Harga buyback emas Antam hari ini berada di posisi Rp 1.805.000 per gram. Harga ini juga naik sebesar Rp 13.000 dibandingkan harga buyback kemarin yang berada di angka Rp 1.792.000 per gram.
Baca Juga: Emas Antam Terus-terusan Naik, Harganya Kini Rp 1.959.000 per Gram
Harga buyback merupakan harga yang akan Anda dapatkan jika menjual kembali emas batangan Anda ke Butik Emas Antam. Perlu diingat, harga ini belum termasuk potongan pajak yang berlaku jika nominal penjualan melebihi Rp 10 juta.
Perbandingan Harga Emas Harian (per Gram)
- Harga Jual Emas Antam : Rp 1.959.000 (Selasa, 5 Agustus 2025) ; Rp 1.946.000 (Senin, 4 Agustus 2025) ; + Rp 13.000
- Harga Buyback Emas Antam : Rp 1.805.000 (Selasa, 5 Agustus 2025) ; Rp 1.792.000 (Senin, 4 Agustus 2025) ; + Rp 13.000)
Lalu, apa yang menjadi pemicu utama di balik lonjakan harga sang logam mulia hari ini? Analisis dari berbagai sumber menunjukkan bahwa faktor eksternal memegang peranan yang sangat penting.
Salah satu pendorong utamanya adalah pergerakan harga emas di pasar global. Kenaikan harga emas Antam hari ini sejalan dengan menguatnya harga emas dunia.
Harga emas dunia sendiri sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Amerika Serikat. Pelemahan nilai tukar dolar AS seringkali menjadi katalis positif bagi harga emas.
Saat dolar melemah, emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Hal ini secara otomatis akan meningkatkan permintaan dan mendorong kenaikan harga.
Berita Terkait
-
Peta Harta Karun Pemula: 5 Saham Blue Chip untuk Cuan Jangka Panjang di 2025
-
Saham Ini Terus Melesat, Kepemilikan Kian Terkonsentrasi di Tangan Grup Raksasa
-
Harga Emas Antam Tiba-tiba Jatuh Jadi Rp 1.945.000/Gram
-
Reksa Dana Masih Jadi Buruan Investor Anak Muda untuk Berinvestasi
-
Emas Antam Terus Meroket Tinggi, Harganya Kini Dipatok Rp 1.970.000/Gram
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen