Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat pada perdagangan jelang akhir pekan, 8 Agustus 2025. Sepanjang perdagangan, IHSG terus berada di zona hijau.
Menukil data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melonjak ke level 7.533 atau naik 43,21 poin dan secara presentase naik 0,58 persen.
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 30,23 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,5 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,88 juta kali.
Dalam perdagangan di hari ini, sebanyak 248 saham bergerak naik, sedangkan 415 saham mengalami penurunan, dan 293 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menghijau pada waktu itu diantaranya, BAPI, DKFT, DSSA, IMPC, PEVE, KETR, PPRI, SMDM, SPSS.
Sementara saham-saham yang mengalami penurunan tajam di perdagangan waktu itu diantaranya, COIN, CBDK, DCII, ENRG, FORU, KEJU, MANG, MFIN, RAAM, DSFI.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam review perdagangan IHSG hari ini melihat, IHSG terapresiasi ditopang sentimen domestik yang stabil dan optimisme investor atas saham-saham berkapitalisasi besar di sektor teknologi.
Namun demikian, secara regional, bursa saham Asia mayoritas bergerak melemah. Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,6 persen, mencerminkan kehati-hatian investor terhadap kondisi makro dan kebijakan perdagangan global.
Pemerintah AS, melalui tim negosiasi, menyatakan akan memperbaiki struktur tarif tumpang tindih atas barang-barang impor Jepang, guna mencegah pajak berganda pada beberapa komoditas. Harapan ini menjadi katalis positif bagi pasar Jepang, terutama di tengah ketidakpastian perdagangan global.
Baca Juga: IHSG Pagi Ini Bangkit ke Level 7.649, Simak Saham-saham Pendorongnya
Dari dalam negeri, Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) naik tipis ke level 118,1 pada Juli, tertinggi sejak April, dari 117,8 di bulan sebelumnya. Kenaikan ini memberi sinyal bahwa optimisme konsumen masih terjaga, di tengah stabilitas ekonomi dan inflasi yang relatif terkontrol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
-
Petani Khawatir Aturan TAR dan Nikotin Bikin Industri Kurangi Serapan Tembakau
-
Penggunaan AI untuk Promosi Jualan Online Diperketat, Begini Ketentuan Barunya
-
Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik
-
Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi
-
99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!
-
Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026
-
Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026