Bisnis / Keuangan
Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:59 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 Agustus serta Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, Pertamina menghadirkan Promo UMKM Merdeka. [Dok Pertamina]

“Sebenarnya kualitas produk lokal itu bagus-bagus banget. Kualitas produknya bisa bersaing,” kata Raisya.

Ia berharap event seperti ini bisa sering diselenggarakan karena dapat membantu UMKM dalam memasarkan produk, dan memperkenalkan lebih luas kepada khalayak.

“Semoga acara ini bisa sering diadakan. Untuk Pertamina, semoga semakin maju,” ucapnya.

Pendampingan dan Pemberdayaan UMKM

Pertamina bersama Pertamina Patra Niaga secara konsisten melakukan pendampingan terhadap UMKM binaan. Kegiatan yang terbaru yaitu UMK Academy 2025, sebuah program pelatihan intensif yang digelar secara tatap muka dan daring pada 1 Agustus 2025 di Kantor Pertamina Patra Niaga Surabaya.

Ratusan peserta mengikuti acara ini baik secara offline maupun daring. Mereka adalah pelaku UMKM dari berbagai sektor, termasuk fashion, kerajinan tangan, makanan dan minuman.

UMK Academy 2025 merupakan bagian dari strategi Pertamina dalam menciptakan wirausaha tangguh dan berdaya saing global. Kegiatannya mencakup pengelolaan siklus bisnis, pengembangan karakter pengusaha tangguh, dan optimalisasi media sosial.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang berkelanjutan, mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDG's), khususnya poin ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Pertamina berharap UMKM binaannya tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi penggerak ekonomi lokal.

Baca Juga: Indonesia Public Relations Awards 2025 Apresiasi Kiprah PNM dalam Menjaga Reputasi Korporasi

Selain memberikan pendampingan terhadap UMKM produk lokal, Pertamina Patra Niaga juga memiliki UMKM binaan Pertashop.

Erna, salah satu pengelola Pertashop di kawasan BSD, Tangerang, mengungkapkan pengalamannya bisa bergabung dalam UMKM binaan Pertamina Patra Niaga.

“Saya sudah pensiun bekerja. Awalnya itu saya diajak kakak saya mengajukan untuk ikut bermitra dengan Pertashop. Nanti biar disurvei sama orang Pertamina, kalau layak bisa lanjut untuk usaha Pertashop. Ternyata saya lolos. Kenapa saya ambil Pertashop? Pertama, karena enggak terlalu banyak memerlukan promosi, karena itu kebutuhan masyarakat banyak ya. Dan ternyata setelah hasil survei dibilang, ‘Oh ibu lokasinya cukup strategis.’ Dan dananya juga enggak terlalu besar ya, karena masuk kategori UMKM,” tutur Erna.

Usaha Pertashop yang dijalankan Erna sejak tahun 2023 ini cukup menjanjikan. Pelanggannya banyak. Ke depan nanti Erna berencana menambahkan pujasera dan menjual LPG.

“Rencananya, dalam waktu dekat ini kami akan membuat pujasera, sedang dalam proses. Selain itu ada rencana jual LPG. Tapi masih stepnya setelah pujasera dulu ya,” kata Erna.

Erna berharap usaha Pertashop yang dirintisnya dengan dukungan Pertamina Patra Niaga itu akan berbuah manis dan terus eksis.

“Harapan kami supaya Pertashop ini semakin maju, semakin berkembang. Untuk Pertamina, tetap semangat menjadi leader dalam menyalurkan energi untuk bangsa. Kami bangga bisa menjadi bagian dari Pertamina untuk menyalurkan energi kepada masyarakat kita di sini,” ucapnya.

Usaha Pertashop ini juga membuka lapangan pekerjaan. Dibutuhkan sejumah karyawan yang bekerja dengan system shift untuk operasional harian. Salah satu pekerjanya adalah Apen. Dia bekerja di Pertashop BSD, di Desa Lengkongwetan RT RW 02 RW 10, Tangerang.

“Selama saya kerja di sini selama hampir satu tahun, banyak suka dukanya. Kalau dukanya paling konsumen yang beli kadang-kadang misalkan kita kehabisan uang receh, pada enggak mau mengerti, jadinya debat. Ya gitu aja sih dukanya. Kalau sukanya, ya misalkan ada konsumen yang mengerti, kalau pelayanan kita kadang-kadang nggak memuaskan atau memuaskan, ada yang menerima, ada yang nggak,” kata Apen.

Apen bekerja dengan tiga pegawai lainnya dengan sistem shift. Apen bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan di tengah susahnya mencari pekerjaan saat ini.

“Saya sangat bersyukur bisa kerja di Pertashop ini. Bersyukur dikasih kepercayaan oleh Pertamina dan diarahkan untuk menyalurkan BBM kepada masyarakat dengan baik dan benar,” ucap Apen.

Kehadiran Pertashop di tengah masyarakat ini menuai respons positif dari pelanggan. Misalnya, Abdul Aziz. Ia biasa membeli Pertamax di Pertashop karena searah dengan rutenya berangkat dan pulang kantor.

“Saya biasa isi di sini sambil pulang kerja. Saya rutin pakai Pertamax. Keunggulan Pertamax itu membersihkan karburator dan sebagian mesin,” kata Aziz.

Konsumen Pertashop lainnya, Indri warga Kencana Loka BSD, Tangerang, menuturkan pengalaman mengisi BBM di Pertashop.

“Jadi selama ini saya memang pakai Pertamax. Enggak pernah ada masalah sih. Bagus-bagus aja. Pelayanan di Pertashop ini bagus. Mbaknya selalu ramah dan antreannya kosong. Paling enak saya mengisi BBM di sini,” ucap Indri.

Indri berharap Pertashop tetap mempertahankan kualitas BBM dan pelayanan yang ramah serta jujur.

“Semoga Pertashop dan produknya semakin bagus. Semoga enggak ada lagi oknum-oknum yang seperti kasus-kasus kemarin itu, jadi masyarakat semakin percaya dengan Pertamina,” katanya.

Kiprah Pertamina Patra Niaga Di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Pertamina sebagai BUMN tentu mendukung program pemerintah. Terbaru, pemerintah melahirkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, pada 21 Juli 2025, serentak di berbagai daerah.

Lebih dari 80 ribu Koperasi Merah Putih siap memberi akses dan kemudahan masyarakat di desa untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok baik dalam pertanian atau perkebunan, mendapatkan pupuk, layanan logistik, obat-obtaan, hingga LPG.

Di hulu rantai pasok kebutuhan dasar, pemerintah menginisiasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP/KDMP) sebagai simpul ekonomi rakyat multi-usaha (gerai sembako, logistik, apotek, simpan pinjam), dengan harapan menjadi kanal distribusi yang lebih efisien bagi kebutuhan pokok masyarakat.

Kebijakan lintas kementerian juga membuka ruang bagi KMP untuk menjadi outlet LPG 3 kg, sehingga koperasi dapat berperan langsung dalam distribusi energi bersubsidi di tingkat kelurahan/desa—dengan tetap memenuhi persyaratan kapabilitas dan tata kelola.

Dukungan dari Pertamina ini sebagai wujud komitmen Pertamina menghadirkan pemerataan akses layanan energi, salah satunya LPG.

Melalui kemitraan strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pertamina terus berperan aktif dalam memastikan distribusi energi yang merata dan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri.

Komitmen Hilir Energi untuk Hulu Ekonomi Rakyat

Sebagai anak perusahaan Pertamina yang menjalankan bisnis hilir energi, PT Pertamina Patra Niaga memposisikan dukungan UMKM sebagai agenda strategis, bukan sekadar program CSR.

Selain memastikan distribusi BBM dan LPG tepat sasaran, perusahaan mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelatihan, akses pasar, dan digitalisasi.

Untuk mencapai tujuan tersebut maka melalui pelatihan, pendampingan, dan perluasan jejaring pelaku usaha, UMKM didorong untuk naik kelas. Salah satunya melalui Rumah BUMN.

Lini program Rumah BUMN Pertamina yang hadir sebagai ruang bertumbuh bagi pelaku usaha untuk berkembang dan naik kelas.

UMKM yang tangguh mampu membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah, dan memberi manfaat bagi sekitar yang juga berada dalam ekosistem Pertamina turut aktif mendorong UMKM daerah naik kelas dan menembus pasar global melalui kurasi produk, peningkatan mutu, dan jejaring pemasaran.

Load More