- OJK mencabut izin referal saham BNC sebagai mitra pemasaran efek, namun operasional bank tetap berjalan normal.
- Pencabutan izin tersebut hanya menyangkut fitur baru layanan perdagangan saham yang belum pernah diluncurkan.
- BNC menjamin seluruh layanan digital, seperti *wealth management*, tetap aman dan sesuai tata kelola perusahaan.
Suara.com - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) memastikan operasional perbankan tetap berjalan normal meski Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin terkait aktivitas referal perdagangan saham milik perseroan.
Keputusan tersebut tertuang dalam kebijakan Dewan Komisioner OJK yang membatalkan surat tanda terdaftar BNC sebagai mitra pemasaran perantara pedagang efek kelembagaan.
Namun, manajemen menegaskan bahwa pencabutan izin tersebut tidak berdampak pada layanan utama bank.
Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menjelaskan bahwa izin yang dicabut sebenarnya berkaitan dengan rencana fitur baru yang belum pernah diluncurkan ke publik.
“Izin yang dibatalkan tersebut berkaitan dengan program referal kepada perusahaan sekuritas bagi nasabah yang tertarik melakukan perdagangan saham, yang hingga saat ini memang belum diluncurkan oleh Bank,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (28/3/2026).
Layanan Digital Tetap Normal
Sebagai bank digital yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode BBYB, BNC menegaskan seluruh layanan perbankan dan wealth management tetap dapat diakses tanpa gangguan.
Produk seperti reksa dana, bancassurance, hingga layanan emas tetap berjalan seperti biasa melalui aplikasi neobank. Pihak bank juga memastikan seluruh transaksi nasabah tetap aman dan diawasi regulator.
“Dalam setiap aktivitas operasional dan pengambilan keputusan bisnis, BNC memastikan penerapan manajemen risiko yang terukur serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku,” kata Eri.
Baca Juga: KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK
Fokus Kepatuhan dan Tata Kelola
Manajemen BNC menekankan bahwa langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta menjaga stabilitas bisnis jangka panjang.
Selain itu, bank juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan regulator untuk memastikan seluruh aktivitas usaha sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Bank Neo Commerce menghormati sepenuhnya setiap kebijakan regulator dan akan terus menjalin koordinasi aktif guna memastikan kepatuhan,” tegas Eri.
Strategi Bisnis Tetap Berjalan
Program referal saham yang izinnya dicabut sebelumnya dirancang sebagai bagian dari pengembangan layanan wealth management. Namun, karena masih dalam tahap penyempurnaan, program tersebut belum menjadi bagian dari produk yang digunakan nasabah.
Ke depan, BNC menegaskan akan tetap fokus menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif dan kompetitif, sekaligus mendukung inklusi keuangan di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?
-
Paripurna DPR Setujui 5 Pimpinan OJK Priode 2026 - 2031
-
Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan
-
Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam