Suara.com - Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Senin, 25 Agustus 2025 pagi tapi langsung turun ke zona merah. IHSG menguat ke level 7.971
Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG hingga pukul 09.08 WIB justru berbalik ke zona merah ke level 7.193 atau turun 13,20 atau secara persentase 0,17 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,23 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,60 miliar, serta frekuensi sebanyak 217.800 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 258 saham bergerak naik, sedangkan 230 saham mengalami penurunan, dan 468 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, BRAM, BUAH, CEKA, CLPI, DCII, DNET, DSSA, ITMG, JECC, KONI, MFIN, MKPI
Sementara saham-saham yang terdaftar top Looser di perdagangan waktu itu diantaranya, AALI, AMMN, ASII, BBNI, BMRI, BREN, SBDK, DSNG, EMTK, INDF, INKP, PACK.
Proyeksi IHSG
IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Selasa (26/8/2025). Proyeksi ini muncul di tengah campuran sentimen global dan domestik yang memengaruhi pasar.
Mengutip riset Retail Research dari CGS International Sekuritas Indonesia, terkoreksinya indeks di bursa Wall Street akibat aksi ambil untung diperkirakan menjadi sentimen negatif bagi IHSG.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melesat ke Level 7.926, Saham COIN ARA
Namun, di sisi lain, sentimen positif masih hadir dari berlanjutnya aksi beli investor asing, penguatan harga beberapa komoditas, serta agenda rebalancing MSCI yang berpotensi mendorong minat beli.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support di level 7.880/7.835 dan resistance pada 7.975/8.020,” tulis tim riset dalam laporannya.
Dengan kombinasi sentimen tersebut, pelaku pasar diharapkan tetap mencermati pergerakan saham berbasis komoditas, perbankan, serta emiten yang berpotensi terdampak positif dari rebalancing MSCI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tumbuh Double Digit Sepanjang 2025, BRI Bukukan Laba Rp57,13 Triliun
-
Berbalik Melonjak, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini
-
Pembatasan Tar-Nikotin Dinilai Ancam Industri Kretek dan Lapangan Kerja
-
Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Level Rp16.754
-
Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI
-
IHSG Fluktuatif di Awal Perdagangan, Cermati Support 8.200
-
Gen Z Terjepit 'Sandwich Generation' Begini Strategi Prudential Siapkan Dana Mapan
-
Studio Toge Productions Pertimbangkan Pergi dari Indonesia Usai Ngaku 'Dipalak' Pajak
-
Strategi Live Maraton dan Konten Kreatif Jadi Kunci Dongkrak Transaksi E-Commerce di Musim Ramadan
-
Mantan Bos GoTo Bongkar Asal-Usul Dana Rp809 M di Sidang Chromebook: Hasil 32 Juta Lembar Saham Baru