Suara.com - KB Bank secara resmi mengumumkan perubahan nama perusahaan dari PT Bank KB Bukopin Tbk menjadi PT Bank KB Indonesia Tbk. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat identitas korporasi serta menyelaraskan strategi pertumbuhan jangka panjang dengan visi global KB Financial Group (KBFG).
Perubahan ini menandai babak baru perjalanan KB Bank pasca transformasi, sebagai institusi keuangan yang lebih kuat, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Perubahan nama ini dinilai sebagai strategi jitu untuk memperkuat eksistensi dan posisinya sebagai bagian dari KB Financial Group (KBFG) di pasar perbankan nasional.
Menurut Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Trioksa Siahaan, perubahan nama ini adalah upaya untuk menguatkan kehadiran KBFG di Indonesia dan memperkuat top of mind masyarakat. "Rebranding ini juga mencerminkan dukungan penuh dari bank induk, yaitu KB Kookmin Bank, terhadap operasional dan ekspansi bisnis di Indonesia," ujar Trioksa, Selasa (26/8/2025).
Dukungan kuat dari bank induk ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik.
"Langkah ini menunjukkan sisi positif dari KB Bank bahwa mereka memiliki dukungan kuat dari bank induk, dan ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun investor,” jelas Trioksa.
Perubahan nama ini tampaknya sudah memberikan dampak positif di pasar saham. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saham PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) memimpin kenaikan dengan melesat 34,92% pada perdagangan Senin (25/8/2025) ke level Rp85 per saham. Dalam sebulan terakhir, harga saham BBKP telah naik 32,81%.
Trioksa menilai, rebranding ini bisa menjadi katalis positif bagi kinerja saham, namun dengan catatan: harus diiringi dengan kinerja keuangan yang positif pula.
"Rebranding ini bisa menjadi katalis positif untuk saham KB Bank jika diiringi dengan kinerja perusahaan yang positif untuk mendukung performa saham," tambahnya.
Baca Juga: Kena Suspend, Cek Kinerja Saham COIN yang Lagi-lagi Cetak Rekor
Lebih lanjut, Trioksa mengingatkan para investor agar tetap berfokus pada kinerja bank secara keseluruhan. Meskipun rebranding adalah langkah positif, kepercayaan investor akan sangat ditentukan oleh sejauh mana Bank KB Indonesia mampu menunjukkan perbaikan dan pertumbuhan kinerja keuangan secara konsisten.
"Faktor utama yang harus diperhatikan investor adalah kinerja bank. Sepanjang kinerja KB Bank menunjukkan tren yang positif dan berkelanjutan, maka kepercayaan investor akan semakin kuat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan