Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 28 Agustus 2025 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 1.940.000 per gram.
Harga emas Antam itu alami terus menanjak naik Rp 8.000 dibandingkan hari Selasa, 26 Agustus 2025 sebelumnya.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 1.786.000 per gram.
Harga buyback itu ikut meroket Rp 8.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.020.000
- Emas 1 Gram Rp 1.940.000
- Emas 2 gram Rp 3.820.000
- Emas 3 gram Rp 5.705.000
- Emas 5 gram Rp 9.475.000
- Emas 10 gram Rp 18.895.000
- Emas 25 gram Rp 47.112.000
- Emas 50 gram Rp 94.145.000
- Emas 100 gram Rp 188.212.000
- Emas 250 gram Rp 470.265.000
- Emas 500 gram Rp 940.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 1.880.600.000
Harga Emas Dunia Lompat
Harga emas dunia masih kokoh diperdagangkan di bawah level USD 3.400 per troy ounce pada Selasa (27/8/2025). Dikutip FXstreet, logam mulia tersebut terangkat oleh melemahnya Dolar Amerika Serikat (USD) serta meningkatnya keraguan atas independensi Federal Reserve (The Fed) usai langkah mengejutkan Presiden Donald Trump yang berupaya memecat Gubernur Lisa Cook.
Selain faktor politik, pergerakan emas juga mendapat dorongan dari penurunan imbal hasil obligasi AS di tenor jangka pendek hingga menengah. Kondisi ini menghapuskan kenaikan imbal hasil yang sempat terjadi pada perdagangan Senin lalu.
Pelaku pasar global masih menaruh ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga paling cepat pada September mendatang. Harapan itu kian kuat setelah pernyataan bernada dovish dari Ketua Fed Jerome Powell dalam simposium Jackson Hole pekan lalu.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2025: Naik Tipis di Tengah Pelemahan Global
Di sisi lain, data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah juga memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai. Pesanan barang tahan lama (durable goods orders) bulan Juli tercatat turun 2,8 persen, sementara Indeks Kepercayaan Konsumen versi Conference Board juga melemah pada Agustus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam