- Aplikasi perbankan BCA dilaporkan error dan tidak bisa diakses selama berjam-jam, memicu keluhan masif di media sosial X.
- Keluhan pengguna membanjiri lini masa, dengan tagar BCA Mobile menjadi trending.
- Laporan gangguan mulai melonjak drastis sejak pukul 5.30 WIB dan mencapai puncaknya sekitar pukul 8.00 WIB.
Suara.com - Pagi hari Senin (29/9/2025) yang seharusnya lancar berubah menjadi kekacauan bagi jutaan pengguna BCA Mobile dan myBCA.
Aplikasi perbankan andalan ini dilaporkan error dan tidak bisa diakses selama berjam-jam, memicu keluhan masif di media sosial X (sebelumnya Twitter). Momen ini menjadi lebih krusial karena bertepatan dengan waktu gajian bagi banyak pekerja.
Keluhan pengguna membanjiri lini masa, dengan tagar BCA Mobile menjadi trending. Berdasarkan data dari situs Downdetector, laporan gangguan mulai melonjak drastis sejak pukul 5.30 WIB dan mencapai puncaknya sekitar pukul 8.00 WIB.
Salah satu pengguna menceritakan pengalaman buruknya di X, di mana ia tidak bisa melakukan transaksi untuk membayar bensin di SPBU. Saking frustrasinya, ia terpaksa meninggalkan sepeda motornya dan melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum.
"Senin pagi diawali dengan MyBCA dan BCA Mobile yang error dimana harus meninggalkan motor di SPBU karena gak bisa transaksi dan harus menggunakan angkutan umum," tulisnya.
Pengguna lain menyoroti durasi down yang tidak biasa. "Ini @BankBCA ngelawak myBCA dan BCA mobile gabisa di akses, hari senin pagi dan waktu gajian. Dulu hitungan menit error beres sekarang udah 1 jam belum ada perbaikan," keluhnya.
Menanggapi keluhan yang masif, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, akhirnya buka suara. Dalam keterangan resminya, ia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh nasabah.
"Sehubungan dengan kendala yang sempat dialami nasabah saat bertransaksi dengan produk layanan BCA, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi," ujar Hera dalam keterangan resminya.
Hera memastikan bahwa saat ini sistem sudah berangsur normal dan mengimbau nasabah untuk melakukan pengecekan berkala pada aplikasi BCA Mobile dan myBCA. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan nasabah untuk senantiasa berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan BCA dan selalu menjaga kerahasiaan data perbankan.
Baca Juga: Indef Sebut Tantangan Perbankan Ada di Daya Beli, Bukan Soal Likuiditas
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara