- Dugaan kasus penipuan di Pacitan, mengingatkan betapa pentingnya ilmu untuk mengetahui apakah sebuah kertas cek bank itu asli atau palsu.
- Setidaknya ada 3 tahap untuk mengetahui sebuah kertas cek bank itu benar-benar asli dan bisa dicairkan atau tidak.
Suara.com - Dugaan penipuan yang dilakukan oleh Tarman di Pacitan, Jawa Timur dengan modus mahar pernikahan berupa cek bank membuat heboh masyarakat.
Kejadian ini mengingatkan kita betapa pentingnya ilmu untuk mengetahui apakah sebuah kertas cek bank itu asli atau palsu.
Awalnya warga di Pacitan digemparkan dengan sebuah pernikahan yang terpaut usia pasangannya sangat jauh dan nilai mahar tak tanggung-tanggung.
Seorang kakek berusia 74 tahun bernama Tarman menikahi gadis 24 tahun, Sheila Arika, dengan mahar fantastis berupa cek senilai Rp3 miliar.
Namun, kebahagiaan itu hanya seumur jagung. Euforia sirna ketika terungkap bahwa cek miliaran tersebut ternyata kosong. Bahkan sosok Tarman disebutkan kabur dengan membawa motor istrinya.
Kasus Tarman bukan sekadar drama percintaan beda usia, tapi juga pengingat bahayanya modus penipuan yang semakin canggih.
Agar kamu tidak menjadi korban selanjutnya, mari kita bedah cara mengenali cek palsu dan modus penipuan di baliknya.
Dugaan Penipuan Modus Mahar Fantastis
Pernikahan Tarman dan Sheila pada 8 Oktober 2025 awalnya tampak seperti dongeng. Selain cek Rp3 miliar, sebuah mobil Toyota Camry mewah turut menjadi simbol kemewahan.
Para tamu undangan bahkan dilaporkan menerima uang Rp100 ribu, sebuah gestur yang tak biasa.
Baca Juga: 6 Fakta Pernikahan Sheila Arika dan Kakek 74 Tahun di Pacitan, Mahar Rp3 M Ternyata Cek Kosong?
Namun, "dongeng" itu runtuh dengan cepat. Kurang dari 24 jam, keluarga Sheila menyadari bahwa kertas cek berlogo Bank BCA senilai Rp3 miliar itu tidak bisa dicairkan.
Usut punya usut, mobil Camry yang dipamerkan ternyata hanyalah mobil sewaan. Lebih mengejutkan lagi, terungkap bahwa Tarman adalah seorang residivis kasus penipuan.
Kasus ini menyoroti betapa mudahnya seseorang terkecoh oleh tampilan luar dan janji-janji manis. Cek, sebagai instrumen keuangan yang sah, bisa menjadi senjata ampuh bagi para penipu untuk mengelabui korbannya.
Cara Jitu Mengenali Cek Asli vs. Palsu
Mungkin kamu berpikir, "Saya tidak akan sebodoh itu." Tapi penipu selalu punya cara untuk membuat tawarannya terlihat meyakinkan.
Daripada mengandalkan insting, bekali dirimu dengan pengetahuan teknis untuk membedakan cek bank asli dan palsu.
Berikut adalah panduan praktis yang bisa kamu terapkan:
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara