- Setelah melalui seleksi di empat kota besar, babak final Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2025 akan diselenggarakan di La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
- Acara ini menampilkan 12 finalis terbaik yang akan dinilai oleh juri ternama, sekaligus menjadi sarana Pertamina Patra Niaga mempromosikan inisiatif energi berkelanjutan.
- Babak final ini akan mempertemukan 12 finalis terbaik yang berhasil lolos dari seleksi ketat.
Suara.com - Perjalanan panjang Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2025 yang telah singgah di empat kota besar Indonesia akan mencapai puncaknya.
Acara final kompetisi kuliner ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Oktober 2025, mulai pukul 15.30 WIB, bertempat di La Piazza, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta.
Mengusung tema utama "Rasa Nusantara untuk Negeri", BGCC tahun ini bertujuan mendorong kreativitas masyarakat dalam mengolah dan melestarikan kekayaan masakan tradisional Indonesia.
Babak final ini akan mempertemukan 12 finalis terbaik yang berhasil lolos dari seleksi ketat.
Mereka merupakan hasil saringan dari total lebih dari 1.600 peserta yang berpartisipasi dalam babak penyisihan dan semifinal di kota-kota besar sebelumnya, yaitu Surabaya, Makassar, Jakarta, dan Medan.
Para finalis akan beradu kemampuan untuk menyajikan hidangan khas Nusantara dengan cita rasa autentik dan teknik penyajian yang inovatif.
Kreasi mereka akan dinilai oleh tiga pakar kuliner ternama Indonesia: Chef Rudy Choirudin, Chef Nicky Tirta, dan Chef Aaron Laksana. Kriteria penilaian mencakup kreativitas menu, presentasi hidangan, dan keaslian cita rasa.
Pemenang utama kompetisi ini tidak hanya akan membawa pulang hadiah berupa uang tunai dan logam mulia, tetapi juga kesempatan mendapatkan culinary art short course di sekolah kuliner bergengsi Le Cordon Bleu, Thailand.
Kolaborasi Kuliner dan Inisiatif Energi Positif
Baca Juga: ESDM Targetkan Implementasi Penggunaan Avtur dari Minyak Jelantah di 2026
Lebih dari sekadar ajang adu masak, Bright Gas Cooking Competition merupakan bentuk sinergi antara PT Pertamina Patra Niaga dengan masyarakat untuk mempromosikan energi positif dan memperluas popularitas kuliner Indonesia.
Menurut Susanto August Satria, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB Pertamina Patra Niaga, kegiatan ini menunjukkan peran Bright Gas sebagai "bagian dari energi kebersamaan dan inspirasi kuliner Nusantara, yang mendukung setiap langkah kreasi dan semangat memasak keluarga Indonesia."
Selain kompetisi utama, acara final ini juga menawarkan sejumlah kegiatan menarik bagi pengunjung. Masyarakat dapat menikmati jajanan gratis yang disediakan oleh delapan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina.
Tersedia pula promo trade-in Bright Gas dengan penawaran gratis ongkos kirim di wilayah Jakarta, serta berbagai permainan interaktif dengan hadiah E-Voucher MyPertamina.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi PT Pertamina Patra Niaga untuk memperkenalkan inisiatif keberlanjutan energi.
Perusahaan menggandeng Noovoleum dalam program UCollect, sebuah program yang mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam mengelola minyak jelantah menjadi sumber energi terbarukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan