- 5 aplikasi KPR digital mudah digunakan untuk pasangan muda.
- Tersedia promo dan diskon di momen tertentu.
- Syarat mudah dan pembayaran dilakukan tanpa keluar rumah.
Aplikasi mobile banking ini juga menyediakan fitur pembayaran otomatis (autodebet) dan tersedia dalam versi BTN Syariah Mobile Banking untuk transaksi berbasis syariah.
3. bjb DigiLoan / bjb KPR Gaul: Cicilan Ringan di Awal
Bank bjb, melalui aplikasi bjb DigiLoan dan produk bjb KPR Gaul (Griya Untuk Millennial), menyasar pasangan muda dengan penghasilan gabungan (join income) yang mungkin belum terlalu besar di awal pernikahan.
KPR Gaul menawarkan fitur yang menarik, termasuk uang muka (DP) minimal 0% dan jangka waktu pinjaman hingga 25 tahun.
Fitur bjb KPR Sejahtera FLPP juga tersedia melalui program subsidi, yang menawarkan bunga fix 5% sepanjang tenor dan uang muka mulai dari 1%, sangat membantu pasangan yang mencari skema paling ringan.
Seluruh proses pengajuan pinjaman pun dapat diakses melalui aplikasi bjb DigiLoan.
4. BRImo atau BRISPOT
BRI menyediakan dua aplikasi digital utama untuk memfasilitasi pengajuan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Yang pertama adalah BRISPOT, sebuah aplikasi yang dirancang untuk pengajuan KPR secara mudah dan digital, menawarkan fitur registrasi, simulasi angsuran, serta pelacakan status pengajuan KPR secara real-time.
Aplikasi ini dapat diakses melalui aplikasi BRIMO atau langsung diunduh dari Google Play Store.
Baca Juga: OJK Sebut Bank Tetap Bisa Berikan Kredit Meski SLIK Macet, Tapi...
Platform kedua adalah Homespot.id atau Aplikasi Homespot, yang berfungsi sebagai one-stop housing marketplace.
Platform ini tidak hanya memungkinkan pengguna untuk mencari rumah berdasarkan kriteria tertentu dan melakukan perbandingan properti, tetapi juga memfasilitasi simulasi cicilan dan pengajuan KPR BRI secara langsung melalui aplikasi atau situs webnya.
Selain kedua aplikasi tersebut, untuk pengajuan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), pemohon diharuskan menggunakan aplikasi khusus, yaitu SiKasep.
5. Simulasi KPR & Kredit Rumah (Kalkulator KPR Pihak Ketiga)
Meskipun bukan aplikasi pengajuan langsung, aplikasi kalkulator KPR pihak ketiga seperti Simulasi KPR & Kredit Rumah yang tersedia di toko aplikasi atau kalkulator KPR di platform properti seperti 99.co atau BTN Properti adalah tool esensial bagi keluarga muda.
Aplikasi-aplikasi ini memungkinkan pasangan untuk memasukkan data seperti harga properti, uang muka, suku bunga perkiraan, dan tenor pinjaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha