Suara.com - Nama Christilia Angelica Widjaja mencuat ke permukaan setelah pengumuman rencana akuisisinya terhadap mayoritas saham PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Berkat Artha Melimpah.
Ia adalah salah satu cucu dari konglomerat legendaris, Eka Tjipta Widjaja, pendiri dari salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia, Sinar Mas Group.
Langkah ini menunjukkan kehadiran generasi ketiga keluarga Widjaja dalam industri perbankan, khususnya di segmen Bank Perekonomian Rakyat.
Profil dan Karir Awal
Lahir pada tahun 1991, Christilia Angelica Widjaja tergolong sosok muda yang berani mengambil langkah berbeda. Ia memilih jalur kewirausahaan dengan mendirikan perusahaan rintisan (startup) sendiri.
Titik balik penting dalam karirnya adalah pada tahun 2018, ketika ia mendirikan Yourpay. Perusahaan ini merupakan aplikasi neobank (bank digital) yang secara spesifik menargetkan dan melayani kebutuhan para pekerja migran Indonesia (PMI).
Pendirian Yourpay dilatarbelakangi oleh keprihatinannya terhadap permasalahan finansial yang dihadapi oleh para PMI, termasuk hambatan bahasa saat menggunakan layanan perbankan di luar negeri, kurangnya edukasi keuangan, dan risiko menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang seringkali berakar dari masalah ekonomi.
Kontribusi dan Inovasi di Yourpay
Melalui Yourpay, Christilia menawarkan solusi digital yang dirancang agar mudah diakses dan dipahami oleh pekerja migran. Aplikasi ini memfasilitasi pengelolaan keuangan secara digital, real time, dan fleksibel, dengan peningkatan keamanan dan efisiensi.
Baca Juga: Peringati Nuzulul Quran, APP & Sinar Mas Wakafkan 5.000 Alquran ke Masjid Istiqlal
Fitur-fitur utama yang ditawarkan Yourpay mencakup pengiriman uang internasional, tabungan, pinjaman, investasi, asuransi, dan pembayaran tagihan.
Christilia melihat bahwa pasar PMI sangat besar, mencakup sekitar 10 juta pekerja migran dan 30 juta anggota keluarga mereka.
Visi Christilia adalah menjadikan Yourpay sebagai bank yang mudah diakses dan dipahami bagi mereka, sekaligus melindungi mereka dari kerentanan finansial.
Ia juga secara moral merasa perlu melindungi para PMI, khususnya wanita hebat yang menjadi tulang punggung keluarga, dari TPPO. Yourpay sendiri sudah mengantongi lisensi resmi dari Bank Indonesia.
Ekspansi dan Perkembangan Terbaru
Selain kiprahnya di Yourpay, Christilia Angelica Widjaja juga memperluas jejaknya di sektor keuangan. Pada Oktober 2025, ia menjadi sorotan media karena rencana akuisisi saham mayoritas di PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Berkat Artha Melimpah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?