-
Menteri ESDM melaporkan ke Presiden Prabowo percepatan listrik desa, menargetkan seluruh 5.700 desa dan 4.400 dusun teraliri listrik paling lambat 2030.
-
Produksi minyak nasional telah melebihi target APBN 605.000 barel per hari, dengan rencana pengelolaan 45.000 sumur rakyat.
-
Pendapatan negara bukan pajak dari sektor energi sudah mencapai sekitar 74-75% dari target Rp 260 triliun tahun 2025
Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada Senin (3/11/2025).
Dalam pertemuan itu Bahlil mengaku melaporkan realisasi dari program listrik desa.
"Saya memberikan laporan karena beberapa hari saya melakukan kunjungan kerja di daerah, di Sulawesi, di Sultra, di Sulut, kemudian beberapa daerah lain, khususnya berbicara tentang realisasi daripada listrik desa," kata Bahlil lewat keterangannya dikutip Suara.com pada Selasa (4/11/2025).
Disebutnya, Prabowo memerintahkan agar ribuan desa dan dusun yang belum teraliri listrik harus segera teratasi paling lambat pada 2030.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, untuk listrik desa 2029-2030 dari 5.700 desa dan 4.400 dusun, itu harus selesai semua," ujarnya.
Untuk menjalankan perintah presiden itu, Kementerian ESDM sejak tahun ini hingga 2029 mendatang akan mempercepat penyediaan akses listrik, melalui program listrik desa di 10.068 lokasi untuk menjangkau 1,28 juta calon pelanggan.
Adapun yang telah terealisasi selama tahun 2025 yakni penyediaan akses listrik di 1.285 lokasi untuk 77.616 pelanggan.
Di sisi lain, saat menemui Prabowo, Bahlil juga melaporkan produksi minyak nasional atau lifting.
Berdasarkan catatan Kementerian ESDM, produksi minyak harian Indonesia telah melampaui target yang ditetapkan dalam APBN, yakni 605.000 barel per hari.
Baca Juga: Bahlil Mendadak Dipanggil Prabowo ke Istana, Ada Apa?
Bahlil pun optimis produk minyak nasional nantinya akan semakin meningkat.
Pasalnya, pemerintah telah menginventarisir sebanyak 45.000 sumur minyak rakyat untuk segera dikelola, khususnya kepada koperasi, UMKM, maupun kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah.
Kemudian, Bahlil juga melaporkan peningkatan pendapatan negara bukan pajak yang berasal dari sektor energi.
Dari target sekitar Rp 260 triliun pada tahun 2025, realisasi PNBP saat ini sudah mencapai sekitar 74-75 persen dari target.
Berita Terkait
-
ESDM: Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bukan Harga Mati untuk Transisi Energi
-
Tukin Anak Buah Bahlil Naik 100 Persen, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Tahu!
-
Bahlil Minta Pemda Hingga BUMD Beri Pendampingan Pelaku Usaha Sumur Rakyat
-
Mau Lepas Ketagihan Impor LPG, Bahlil Mulai Proyek Hilirisasi Batu Bara Jadi DME pada 2026
-
Bahlil: Hilirisasi Harus Berkeadilan, Daerah Wajib Dapat Porsi Ekonomi Besar
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat