- Kominfo menetapkan PT Telemedia Komunikasi Pratama dan PT Eka Mas Republik sebagai pemenang lelang frekuensi 1,4 GHz.
- Pemenang diwajibkan melunasi Biaya Hak Penggunaan spektrum frekuensi dalam waktu sepuluh hari kerja.
- Tujuan lelang ini adalah mendukung penyediaan layanan internet cepat dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Nilai Penawaran: Rp100.888.000.000,00 (Seratus miliar delapan ratus delapan puluh delapan juta rupiah).
Status: Ditetapkan sebagai Peringkat Kesatu pada Regional III.
Dengan memenangkan dua regional (II dan III), total nilai penawaran yang diajukan oleh PT Eka Mas Republik mencapai lebih dari Rp401 miliar.
Sesuai dengan surat dari Tim Seleksi, para pemenang lelang diwajibkan untuk segera melunasi Biaya Hak Penggunaan (BHP) Spektrum Frekuensi Radio untuk tahun pertama.
Selain itu, mereka harus menyerahkan jaminan komitmen pembayaran BHP IPFR untuk tahun kedua. Batas waktu pelunasan adalah 10 hari kerja setelah ditetapkannya Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital.
Setelah semua ketentuan pelunasan dipenuhi, pemenang berhak mendapatkan Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) sesuai dengan ketetapan Keputusan Menteri.
Tujuan utama dari penerapan BWA pada frekuensi 1,4 GHz ini adalah untuk mendukung program Pemerintah dalam menghadirkan internet murah bagi masyarakat Indonesia.
Targetnya adalah ketersediaan internet jaringan tetap (fixed broadband) berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps dengan harga yang tetap terjangkau.
Hal ini juga sejalan dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital RI nomor 13 tahun 2025 yang diundangkan pada 23 Mei 2025.
Baca Juga: Komdigi Kaji Rencana Verifikasi Usia via Kamera di Roblox, Soroti Risiko Privasi Data Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah