- Pemerintah memberikan diskon besar transportasi umum dan tol untuk Nataru 2025–2026 guna meringankan biaya mobilitas masyarakat.
- Diskon kapal laut Pelni 20% (17 Des–10 Jan) dan kereta api ekonomi 30% (22 Des–10 Jan) berlaku untuk periode liburan tersebut.
- Tarif tol dipangkas 10–20% selama tiga hari tertentu pada 26 ruas jalan tol utama di Indonesia.
Suara.com - Pemerintah kembali menyiapkan rangkaian diskon besar-besaran untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Mulai dari tiket kapal laut, kereta api, pesawat, penyeberangan, hingga tarif tol, seluruhnya akan mendapat potongan harga dalam periode tertentu.
Wakil Menteri Perhubungan Suntana menjelaskan, program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa pada momen Nataru 2024 dan Lebaran 2025. Menurutnya, pemerintah ingin meringankan biaya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang akhir tahun.
“Seperti tahun sebelumnya 2024, nataru dan lebaran di 2025, pemerintah melaksanakan kegiatan bantuan ekonomi berupa bantuan diskon tiket bagi masyarakat yang akan melaksanakan liburan berikutnya, yaitu liburan nataru 2025 dan tahun baru 2026,” kata Suntana di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (26/11/2025).
Untuk moda angkutan laut, pemerintah memberikan potongan tarif bagi penumpang kapal Pelni. Diskonnya mencapai 20 persen dan berlaku untuk pembelian tiket sejak 17 Desember hingga 10 Januari.
“Diskon yang akan diberikan untuk angkutan laut Pelni yaitu 20 persen, mulai berlaku, pembelian tiket waktunya yang mendapat diskon 17 Desember sampai 10 Januari dengan diskon sebesar 20 persen,” jelasnya.
Sementara itu, penumpang kereta api kelas ekonomi akan memperoleh potongan harga lebih besar. Suntana menyebut diskon tambahan yang disiapkan untuk KA ekonomi mencapai 30 persen dengan jadwal keberangkatan 22 Desember sampai 10 Januari.
“Lalu untuk angkutan kereta api mendapat tambahan yang khusus ekonomi itu sekitar 30 persen dengan waktu keberangkatan 22 Desember sampai 10 Januari,” ucapnya.
Fasilitas serupa juga berlaku di sektor penyeberangan. ASDP memastikan tarif kapal akan dipangkas selama periode yang sama, yakni 22 Desember hingga 10 Januari. Begitu pula tiket pesawat yang turut mendapatkan potongan harga pada tanggal tersebut.
“Untuk pesawat terbang berlaku di 22 Desember sampai 10 Januari dengan diskon kira-kira berkurang sampai 13-14 persen dari harga semula. Diskon ini diberikan bagi semua penumpang yang menggunakan tarif ekonomi,” kata Suntana.
Baca Juga: Diskon Tarif Tol Trans Jawa Bikin Kantong Lebih Lega di Arus Balik 2025
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, paket diskon akhir tahun bukan hanya berlaku untuk moda transportasi umum. Kementerian PUPR juga menyiapkan potongan tarif tol yang bisa dimanfaatkan masyarakat di sejumlah ruas utama.
“Terkait dengan diskon tarif tersebut, mencakup tiket kereta api, angkutan laut, angkutan penyeberangan, angkutan udara, dan dari kementerian PU sudah menyiapkan terkait dengan tarif diskon tarif tol selama tiga hari, yaitu 22, 23, dan 31 Desember,” ujar Airlangga.
Ia merinci, besaran diskon tarif tol berada di rentang 10–20 persen dan berlaku di 26 ruas jalan tol, termasuk 2 ruas di Jabodetabek, 9 ruas Trans Jawa, 3 ruas Non-Jawa, dan 12 ruas Trans Sumatera.
“Range-nya 10-20 persen di 26 ruas jalan tol, 2 Jabodetabek, 9 transjawa, 3 Nonjawa, 12 Trans Sumatera,” kata Airlangga.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira! Menkeu Purbaya Kasih Bocoran Diskon Tarif Tol Libur Nataru 2026
-
Daftar Diskon Jalan Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, Berlaku Hingga 9 Juni
-
Cara Dapat Diskon Jalan Tol Cipali, Promo Libur Idul Adha
-
Diskon Ruas Tol Trans Jawa Mulai Berlaku Hari Ini, Ada Syarat dan Ketentuan
-
Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Siapkan Flag Off One Way Nasional pada 6 April 2025
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan