- Pemerintah gelar tiga program diskon besar sepanjang Desember untuk dorong konsumsi jelang Nataru.
- Harbolnas berlangsung 10-16 Desember; BINA Indonesia digelar 18 Desember hingga 4 Januari 2006.
- Program EPIC berlangsung sebulan penuh (1-31 Desember 2025) dengan diskon bervariasi 20 hingga 80 persen.
Suara.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah menyiapkan gelombang diskon besar-besaran lewat tiga program belanja nasional yang bakal digelar sepanjang Desember.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut program ini digarap bersama asosiasi e-commerce, ritel, hingga pusat perbelanjaan untuk mendorong konsumsi masyarakat di akhir tahun.
Hal ini disampaikan Budi usai mengikuti Rapat Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025).
Budi mengatakan, program pertama adalah Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas yang digelar bersama Indonesian E-Commerce Association (idEA).
“Jadi dalam rangka Nataru, Natal dan Tahun Baru, kita bersama idEA akan melakukan program Harbolnas, Hari Belanja Online Nasional, tanggal 10 sampai 16 Desember,” kata Budi.
Berikutnya, pemerintah mendorong masyarakat belanja produk dalam negeri lewat program BINA Indonesia pada akhir 2025 hingga awal tahun 2026.
“Kemudian yang kedua BINA Indonesia, Belanja di Indonesia saja, ini bekerjasama dengan Hippindo dan APBPI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia). Itu pada tanggal 18 sampai 4 Januari 2006,” ujarnya.
Program ketiga adalah EPIC atau Every Purchase is Cheap yang menawarkan promo besar dari berbagai pelaku usaha.
“Kemudian yang ketiga EPIC (Every Purchase is Cheap), jadi kita bekerjasama dengan Apindo, melakukan diskon antara 20 sampai 80 persen, yaitu pada tanggal, yang akan dilaunching pada tanggal 1 Desember 2025,” jelas Budi.
Baca Juga: Harbolnas 2025: Pemerintah Targetkan Transaksi Produk Lokal hingga Rp19 Triliun
Ia menegaskan EPIC berlangsung sebulan penuh.
“EPIC akan dilaksanakan tanggal 1 sampai 31 Desember 2025,” katanya.
Menurutnya, ketiga program tersebut merupakan rangkaian kampanye diskon nasional.
“Jadi tiga program itu adalah program dalam rangka hari diskon nasional,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Nataru, Ini Diskon Tol, Tiket Kapal, KA dan Pesawat dari Pemerintah
-
5 Rekomendasi Game AAA Murah Diskon Black Friday di Steam, Mulai Rp 30 Ribuan!
-
7 Sepatu Converse yang Lagi Diskon Besar di Sport Station, Ada yang Turun Harga hingga 50%
-
Promo Superindo Hari Ini: 27 November Awal Pesta Diskon Akhir Tahun Daging & Minyak
-
Diskon 20 Persen Tiket Kapal PELNI Mulai Diburu, Jangan Sampai Kehabisan Kuota
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak
-
Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia