- PANI jadi salah satu emiten properti dengan fundamental cukup kuat.
- Kantongi laba bersih Rp505 miliar di kurtal III 2025.
- PANI berkomitmen memperkuat tata kelola dan meningkatkan transparansi operasional.
Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menjadi salah satu emiten properti dengan fundamental terkuat di pasar modal Indonesia.
Perusahaan yang menjadi motor pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) tersebut meraih CSA Award for Outstanding Company in Properties & Real Estate Sector on the Development Board, sebuah pengakuan bergengsi bagi perusahaan dengan tata kelola dan kinerja jangka panjang yang solid.
Penghargaan ini dibentuk melalui serangkaian penilaian ketat, mulai dari prospek profitabilitas, transparansi terhadap pemegang saham, likuiditas saham, hingga konsistensi perusahaan dalam menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraan, CSA Awards kian diperhitungkan sebagai barometer kredibilitas emiten nasional.
Capaian tersebut sekaligus mencerminkan arah strategis PANI yang terus melaju agresif mengembangkan PIK2 kota mandiri hasil kolaborasi Agung Sedayu Group dan Salim Group yang kini tumbuh menjadi pusat investasi dan gaya hidup modern di pesisir utara Jakarta.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari keseriusan perusahaan dalam menjaga strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Penghargaan CSA Awards 2025 menjadi bukti dedikasi dan komitmen seluruh tim dalam menjalankan strategi pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Sugianto Kusuma alias Aguan, Sabtu (29/11/2025).
Ia menambahkan bahwa karakter visioner akan terus menjadi DNA perusahaan dalam setiap pengembangan kawasan.
“Pengakuan ini mempertegas PANI sebagai pengembang premium yang adaptif dan visioner, terutama melalui pembangunan PIK2 sebagai kota mandiri berkelas dunia.”
Ke depan, PANI berkomitmen memperkuat tata kelola dan meningkatkan transparansi operasional.
Baca Juga: Pekan Ini Investor Saham Lakukan Transaksi Capai Rp30 Triliun
“PANI akan terus menerapkan prinsip ESG dalam setiap langkah strategis perusahaan,” kata Sugianto.
Diketahui laba bersih perusahaan menembus Rp791 miliar atau tumbuh 62 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/ YOY). Sementara itu pendapatan juga naik 48 persen YoY menjadi Rp3,1 triliun, didorong oleh percepatan serah terima produk residensial dan komersial di kawasan strategis PIK2.
Peningkatan ini turut diikuti penguatan margin laba kotor menjadi 66 persen dan margin laba operasi mencapai 56 persen menegaskan efisiensi yang semakin baik di seluruh lini bisnis.
Kontribusi terbesar berasal dari penjualan kaveling tanah komersial dan lonjakan produk komersial seperti SOHO dan Rukan yang tumbuh 114 persen YoY.
Di kuartal III saja, laba bersih PANI melonjak 114 persen QoQ menjadi Rp505 miliar. Total aset perusahaan kini mencapai Rp49,5 triliun, naik 6 persen dari akhir 2024, didukung oleh peningkatan properti investasi sebesar 142 persen berkat pembangunan Nusantara International Convention and Exhibition (NICE).
Dengan landbank mencapai 1.855 hektar, PANI menempatkan diri sebagai salah satu emiten properti paling progresif di Indonesia. Perusahaan memastikan akan melanjutkan deretan proyek residensial dan komersial bernilai tinggi untuk menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri pengembangan kota mandiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026