- Toba Pulp Lestari dituding menjadi salah satu biang kerok penyebab banjir dan longsor Sumatra.
- Meski demikian perusahaan membantah tudingan itu.
- TPL sendiri adalah salah satu perusahaan pulp & paper yang selama ini disebut-sebut sebagai pemain besar di industri kertas.
Pengaruh TPL pada industri kertas nasional
Sebagai pemasok pulp skala besar di Sumatra, TPL (dan pemain pulp besar lainnya) berperan penting dalam rantai pasok industri kertas nasional ketersediaan serat pulp lokal mempengaruhi harga bahan baku pabrik kertas, kemampuan substitusi impor, serta investasi dalam pabrik pengolahan kertas.
Gangguan pasokan atau tekanan regulasi terhadap produksi pulp dapat berdampak pada margin pabrik kertas domestik dan harga produk kertas di pasar lokal. Di sisi lain, praktik pengelolaan hutan yang lebih baik dan investasi pulp yang berkelanjutan bisa mendukung pasokan jangka panjang dan menurunkan ketergantungan impor serat.
Pemerintah pusat dan kementerian terkait menyatakan perhatian serius di tengah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, otoritas berjanji menindak pelanggaran izin dan memeriksa praktik-konversi lahan yang berisiko. Aktivitas investigasi lapangan dan audit izin diperkirakan bakal menjadi fokus, sementara perusahaan-perusahaan yang dituduh diminta membuka data dan bekerja sama dalam penelusuran penyebab ekologis bencana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Emas Antam Mulai Perlahan Naik Lagi, Harganya Kini Rp 3.049.000/Gram
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump
-
Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS
-
Sasar Momentum THR, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
-
Bursa Kripto CFX Manjakan PAKD dengan Layanan Rekonsiliasi Transaksi yang Kian Fleksibel
-
Rasio Kredit Bermasalah KPR Meningkat, SMF Sebut Bukan karena Tenor Diperpanjang hingga 30 Tahun
-
Indonesia Bernegosiasi untuk Loloskan Kapal Tanker Pertamina dari Selat Hormuz
-
BHR Mitra Ojol Gojek Ditransfer Hingga 6 Maret 2026, Nominalnya Naik Tahun Ini
-
Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah