- Riset Inventure-Alvara 2025 menunjukkan 84% masyarakat Indonesia memprioritaskan inner wellness daripada skincare.
- Pergeseran fokus ini didorong oleh konsumen yang lebih cerdas dalam mengeluarkan uang di tengah ekonomi melemah.
- Kondisi ekonomi menekan menciptakan tren frugal consumer yang memprioritaskan manfaat nyata dan jangka panjang.
“Penurunan tabungan, merosotnya investasi, dan pendapatan yang stagnan telah memaksa masyarakat masuk ke mode bertahan," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Tekanan ekonomi juga tercermin dari jawaban responden mengenai pendapatan. Sebanyak 55 persen menilai pendapatannya masih tetap dan cukup. Namun, kelompok terbesar kedua yakni 14 persen menyatakan pendapatannya tetap tetapi sudah tidak mencukupi kebutuhan.
Ini menandakan stabilitas pendapatan tidak lagi menjadi indikator kemampuan masyarakat memenuhi biaya hidup yang terus meningkat.
"Di fase dormant economy seperti sekarang, konsumen berubah menjadi frugal consumer yaitu jauh lebih hemat, lebih kritis, dan lebih menuntut nilai. Mereka tidak lagi membeli berdasarkan keinginan, tetapi berdasarkan urgensi dan manfaat nyata yang dirasakan," tuturnya.
CEO Alvara Research Center, Hasannudin Ali, melihat gejala tersebut sebagai respons realistis masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi jangka panjang.
"Data survei menunjukkan bahwa ketahanan finansial rumah tangga mulai rentan. Ketika pendapatan tidak lagi sebanding dengan kenaikan biaya hidup, konsumen mengalihkan fokus dari akumulasi aset menuju pengamanan arus kas harian," lanjutnya.
Kombinasi penurunan tabungan, melemahnya investasi, dan pendapatan yang stagnan itu mendorong terbentuknya perilaku konsumsi baru yang makin dominan, yakni frugal consumer. Konsumen tak sekadar berhemat, tetapi semakin selektif dan kritis terhadap nilai manfaat setiap pembelian.
Memasuki 2026, tren ini menjadi sinyal kuat bahwa efisiensi dan prioritas kebutuhan esensial akan menjadi norma utama dalam perilaku belanja masyarakat. Di tengah tekanan biaya hidup dan ekonomi yang belum pulih sepenuhnya, “makan tabungan” tampaknya akan menjadi strategi bertahan banyak keluarga Indonesia dalam waktu dekat.
"Dalam kondisi seperti ini, perilaku frugal bukan sekadar pilihan, tetapi strategi adaptif untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga," pungkasnya.
Baca Juga: 6 Rangkaian Skincare Anti Aging Azarine di Bawah Rp100 Ribu, Bisa Dipakai Mulai Usia 20 Tahun
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Skincare Mengandung Peptide untuk Cegah Penuaan Dini
-
Daftar Skincare dan Makeup Gratis dari Sociolla di Promo Rangkaian 12.12, Cek Syaratnya!
-
4 Krim Pencerah Wajah yang Harganya Murah dan Sudah BPOM, Mulai Rp30 Ribuan
-
4 Manfaat Serum Wajah untuk Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui
-
Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
IPC TPK Catat Pertumbuhan Arus Petikemas 8,7% pada Awal 2026
-
Pacu Daya Saing Investasi, Perusahaan RI Butuh Panduan untuk Eksekusi Strategi ESG
-
Harga Emas Antam Naik-Turun, Hari Ini Terpeleset Jadi Rp 3,04 Juta/Gram
-
Meningkat Rp17 Triliun, Aset Konsolidasi BPKH Tahun 2026 Tembus Rp238,9 Triliun
-
Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan
-
Donald Trump Rilis 172 Juta Barel Cadangan Minyak AS
-
Daftar Capaian Danantara Selama Setahun Berdiri
-
Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS ke Level Rp16.893
-
IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai
-
Donald Trump Klaim AS Menang Lawan Iran: Perang Ini Telah Usai