-
Anak usaha MDKA telah mereklamasi 84,96 ha lahan, kini jadi habitat satwa lokal Tujuh Bukit.
-
BSI melebihi kewajiban, tanam lahan kompensasi terluas 1.990 ha di Bondowoso dan Sukabumi.
-
Perusahaan terapkan reklamasi progresif & konservasi air, sejalan dengan standar ISO 14001.
Suara.com - PT Bumi Suksesindo (BSI), anak usaha dari raksasa tambang PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), menunjukkan komitmen nyata bahwa operasi pertambangan di Tujuh Bukit dapat berjalan harmonis dengan alam.
Hingga November 2025, BSI telah berhasil mereklamasi lahan seluas 84,96 hektare di kawasan Tujuh Bukit. Keberhasilan reklamasi ini bukan hanya sekadar menanam pohon, melainkan telah berkembang menjadi habitat baru yang dihuni oleh berbagai satwa lokal.
Kunci dari keberhasilan ini adalah penerapan reklamasi progresif, yaitu penanaman kembali lahan segera setelah selesai digunakan, tanpa menunggu seluruh operasi tambang berakhir. Pendekatan ini mempercepat pemulihan ekosistem secara efektif.
BSI telah menyelesaikan penanaman lahan kompensasi di Bondowoso dan Sukabumi seluas 1.990,79 hektare. Angka ini melebihi kewajiban 1.985,72 hektare, menjadikannya sebagai lahan kompensasi terluas yang pernah diserahkan institusi swasta kepada pemerintah.
Perusahaan juga telah merehabilitasi lahan kritis dengan menanam 66.666 pohon di area 60 hektare di wilayah Perhutani Banyuwangi Barat dan Selatan.
Dalam operasional tambang emasnya di Banyuwangi, BSI menerapkan konservasi air dengan memanfaatkan air hujan sebagai sumber utama, mengurangi pengambilan air permukaan dan air tanah. Selain itu, semua air yang dilepaskan ke lingkungan dipastikan telah memenuhi baku mutu yang berlaku.
Roelly Franza, General Manager of Operations sekaligus Kepala Teknik Tambang PT Bumi Suksesindo, menegaskan komitmen ini adalah prinsip dasar.
“Bagi PT Bumi Suksesindo, praktik penambangan yang berkelanjutan bukan hanya kewajiban, tetapi prinsip dasar dalam cara kami beroperasi. Komitmen ini juga sejalan dengan arah keberlanjutan Merdeka Copper Gold yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama,” ujar Roelly Franza, Jumat (12/12/2025).
Dengan berpegangan pada Kebijakan Lingkungan Grup Merdeka Copper Gold dan standar internasional ISO 14001:2015, BSI berharap dapat terus memperkuat perannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Baca Juga: 91 Persen BSI Regional Aceh Beroperasi Terbatas, Wilayah Medan dan Sumatera Barat Sudah Normal
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia
-
Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035
-
Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian
-
Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat
-
IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?
-
SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026
-
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun
-
PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon
-
TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan
-
Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia