Bisnis / Keuangan
Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB
IHSG tiba-tiba melonjak pada perdagangan hari ini. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,10 persen ke level 6.162 setelah empat hari berturut-turut mengalami pelemahan.
  • Kenaikan indeks didorong oleh lonjakan sektor energi dan material dasar akibat sentimen penundaan kebijakan ekspor komoditas strategis.
  • Meskipun mayoritas sektor menguat, sektor finansial menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi sebesar 0,38 persen pada penutupan perdagangan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menutup perdagangan pekan ini di zona hijau, setelah selama empat hari berturut-turut terus-terus anjlok.

IHSG ditutup naik 1,10 persen ke level 6.162. padahal indeks sempat melemah hingga ke posisi 5.966

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG penguatan IHSG didorong reli saham-saham sektor energi dan basic materials yang menjadi motor utama kenaikan indeks pada akhir pekan ini.

"Hampir seluruh sektor ditutup di zona hijau, kecuali sektor finansial yang terkoreksi 0,38 persen," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]

Sektor energi tercatat melonjak 6,85 persen, sementara sektor basic materials naik 4,84 persen. Kenaikan kedua sektor tersebut dipicu sentimen pasar terkait rumor penundaan implementasi penuh kebijakan ekspor batu bara dan komoditas strategis lainnya yang dikendalikan negara.

Pasar menilai penundaan kebijakan hingga 1 Januari 2027 akan memberikan waktu transisi yang lebih panjang bagi eksportir maupun pembeli internasional untuk menyesuaikan diri terhadap aturan baru tersebut.

Sentimen itu membuat saham-saham berbasis komoditas kembali diburu investor dan menopang laju IHSG hingga penutupan perdagangan.

Meski mayoritas sektor menguat, sektor finansial masih menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah dengan koreksi 0,38 persen pada perdagangan hari ini.

Trafik Perdagangan

Baca Juga: Asing Kembali Masuk, IHSG Membara di Sesi I Balik ke Level 6.100

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 37,88 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 21,54 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,94 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 466 saham bergerak naik, sedangkan 271 saham mengalami penurunan, dan 222 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain DFAM, PBSA, CTBN, TALF, MDKA.

Sementara saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah PGLI, ASPR, BOBA, LKCM, APIC.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Load More