- CIMB Niaga akan melakukan pemisahan Unit Usaha Syariah menjadi Bank Umum Syariah pada tanggal 1 Mei 2026.
- Proses pemisahan ini simultan dengan pemenuhan dokumen regulator serta manajemen perubahan internal dan eksternal nasabah.
- CIMB Niaga juga mengadakan acara tahunan "The Cooler Earth 2025" untuk memperkuat aksi nyata bidang keberlanjutan.
Suara.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) atau CIMB Niaga bakal melakukan spin off unit usaha syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Adapun, pelaksanaanya pada tanggal 1 Mei 2026.
Direktur Syariah Banking PT Bank CIMB Niaga (CIMB Niaga), Pandji P. Djajanegara mengatakan rencananya Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga (CIMB Niaga) membuka peluang merger atau kemitraan strategis dengan bank lain.
"Jadi, ini yang sedang kami lakukan secara simultan, yaitu bekerja untuk memenuhi dokumen-dokumen yang diminta oleh OJK dan BI. Kami harapkan di akhir Maret 2026 sudah selesai, sehingga nanti di bulan Mei 2026, kami sudah bisa spin-off. Itu secara eksternal,” kata Pandji, dalam paparannya, di Jakarta, Senin (15/12/2025).
Kata dia, proses pemisahan UUS tidak hanya melibatkan dua regulator utama, tetapi berbagai instansi lain, seperti Kemenkumham, Direktorat Jenderal Pajak, BKF, Kementerian Agama, Dukcapil, hingga BPN, terutama terkait sertifikasi aset dan peralihan legalitas.
Apalagi, bank mulai menjalankan change management, termasuk komunikasi internal-eksternal, serta uji coba customer journey dan aplikasi yang akan digunakan setelah spin-off.
“Change management itu adalah bagaimana kami melakukan komunikasi ke nasabah secara internal dan secara eksternal. Bagaimana juga kami melakukan testing terhadap customer journey, ini sudah kami mulai. Testing-testing terhadap aplikasi-aplikasi yang nanti akan kami pergunakan,” bebernya.
Dia menambahkan setelah spin off, CIMB Niaga dan CIMB Niaga Syariah, akan memiliki market yang sama, dari sisi profil nasabah sama, dan akan berada di kota yang sama.
"Namun nanti CIMB Syariah akan lebih banyak ke loyalis, bukan berarti generalis ditinggalkan. Karena produk produk syariah milik CIMB Niaga Syariah akan tetap dijual di cabang-cabang konvensional," imbuhnya.
Sementara itu, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menghadirkan sustainability flagship event tahunan bertajuk “The Cooler Earth 2025” sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat edukasi, kolaborasi, dan aksi nyata di bidang keberlanjutan, sejalan dengan purpose Advancing Customers and Society.
Baca Juga: CIMB Niaga Siap Berikan Kelonggaran Kredit Bagi Bencana Banjir Sumatra
The Cooler Earth merupakan upaya berkelanjutan CIMB Niaga untuk memobilisasi komitmen dan tindakan kolektif dalam membentuk masyarakat yang bertanggung jawab dan planet yang lebih layak huni. Melalui inisiatif ini, CIMB Niaga menyediakan wadah edukasi, inspirasi, dan aksi nyata untuk mengajak pemangku kepentingan dan masyarakat luas agar semakin peduli terhadap isu keberlanjutan.
Dalam kesempatan ini, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatKan CIMB Niaga terus memperluas perspektif publik mengenai pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan keberlanjutan.
Karena itu, CIMB Niaga terus mengajak semua pihak, termasuk generasi muda untuk terlibat, berkolaborasi, dan mengambil langkah nyata demi menjaga bumi.
"Bagi kami, keberlanjutan bukan sekadar program, tetapi cara pandang dalam menjalankan bisnis dan memberi makna bagi masyarakat. Kami percaya, setiap aksi, sekecil apa pun, memiliki dampak positif. Melalui The Cooler Earth 2025, kami ingin menghadirkan ruang diskusi sekaligus aksi nyata agar semakin banyak orang merasa menjadi bagian dari perubahan untuk masa depan bumi yang lebih lestari,” pungkas Fransiska Oei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga