- Sun Life Indonesia memberikan bantuan CAD 100.000 melalui Save the Children untuk pemulihan bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumut, dan Sumsel.
- Bantuan ini difokuskan pada penyediaan air bersih dan penggunaan transportasi udara .
- Perusahaan juga mempermudah layanan klaim bagi seluruh nasabah yang terdampak langsung oleh bencana pada 26 November 2025.
Suara.com - Perusahaan asuransi jiwa, Sun Life Indonesia, mendukung pemulihan pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatra Selatan, dan Sumatra Utara.
Sun Life Indonesia memberikan bantuan senilai CAD 100.000 (setara dengan sekitar Rp1.194.000.000) yang disalurkan melalui mitra kemanusiaan, Save the Children, guna mendukung upaya tanggap bencana dan pemulihan.
Bencana yang terjadi pada 26 November 2025 tersebut tidak hanya menelan korban jiwa dan membuat ribuan keluarga mengungsi, tetapi juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur vital, termasuk terputusnya akses jalan, listrik, dan komunikasi, membuat beberapa desa menjadi terisolasi.
"Bencana ini meninggalkan dampak yang sangat berat bagi banyak keluarga di Sumatra. Sun Life Indonesia ingin memastikan bahwa kami hadir sebagai pendamping yang dapat dipercaya," ujar Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia.
Albertus Wiroyo berharap dukungan yang disalurkan dapat mempercepat pemulihan masyarakat dan menguatkan kembali harapan mereka untuk bangkit.
"Sun Life Indonesia akan terus berada di sisi nasabah dan masyarakat, terutama pada saat-saat ketika mereka paling membutuhkan,” tegasnya.
Fokus Bantuan di Area Sulit Jangkau
Bantuan dari Sun Life Indonesia diarahkan untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak di wilayah terdampak.
Fokus utama adalah penyediaan akses air bersih, termasuk filter air siap minum (portable water filters) dan tangki air, mengingat kebutuhan dasar ini menjadi tantangan terbesar di fase awal respons bencana.
Baca Juga: Bareskrim: Mayoritas Kayu Gelondongan Banjir Sumatra Diduga dari PT TBS
Mengingat kondisi geografis yang sulit dan kerusakan infrastruktur yang parah, Sun Life Indonesia mendukung penggunaan transportasi udara (helikopter) untuk mengangkut bantuan dan logistik ke area yang masih terisolasi dan sulit dijangkau.
Dessy Kurniwary Ukar, Chief Executive Officer Save the Children Indonesia, menyampaikan apresiasi atas dukungan ini.
“Dukungan dari Sun Life Indonesia sangat berarti, terutama di fase awal respon bencana. Kontribusi ini memberi kami kemampuan untuk menjangkau wilayah yang paling terdampak dan memastikan keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau akses kebutuhan pokok dapat menerima bantuan dengan lebih cepat dan aman,” ungkapnya.
Selain dukungan kemanusiaan untuk masyarakat umum, Sun Life Indonesia juga memastikan bahwa seluruh nasabah yang terdampak akan mendapatkan kemudahan layanan, termasuk proses klaim, untuk memastikan mereka memperoleh dukungan perlindungan asuransi di tengah kondisi sulit ini.
Melalui kolaborasi bersama Save the Children, Sun Life Indonesia mempertegas perannya sebagai institusi tepercaya selama 30 tahun dalam mendampingi masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026