- PT AlamTri Resources Tbk (ADRO) mengumumkan pembagian dividen tunai interim tahun buku 2025 sebesar USD 250 juta.
- Keputusan ini diambil dari laba bersih perusahaan periode sembilan bulan berakhir 30 September 2025.
- Pembayaran dividen dijadwalkan pada 15 Januari 2026 berdasarkan kurs tengah BI pada 2 Januari 2026.
Suara.com - Pemegang saham PT AlamTri Resources Indonesia Tbk (ADRO), entitas yang sebelumnya dikenal sebagai Adaro Energy Indonesia patut bahagia.
Perusahaan tambang raksasa ini secara resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai interim untuk tahun buku 2025. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi para investor di tengah dinamika industri sumber daya alam.
Total nilai dividen yang akan dibagikan mencapai USD 250 juta. Jika dikonversikan dengan asumsi kurs Rp 16.728 per dolar AS, nilai tersebut setara dengan kurang lebih Rp 4,18 triliun.
Keputusan krusial ini diambil melalui rapat bersama jajaran Direksi dan Dewan Komisaris perseroan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun berjalan.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (18/12), manajemen menjelaskan bahwa alokasi dividen ini diambil dari perolehan laba bersih perusahaan.
Secara spesifik, dana tersebut berasal dari performa operasional selama periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025.
Dalam keterangan resminya, pihak manajemen menegaskan mekanisme pembagian ini: "Perseroan akan membagikan dividen tunai interim untuk tahun buku 2025 sebesar AS$250.000.000 (dua ratus lima puluh juta Dolar Amerika Serikat) yang berasal dari laba bersih Perseroan pada periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025," tulis manajemen.
Jadwal Dividen ADRO
Untuk mendapatkan hak atas dividen ini, investor harus memperhatikan jadwal cum dan ex dividen agar tidak kehilangan momentum.
Baca Juga: Bos Danantara Geleng-geleng, Dari Ribuan BUMN Hanya 8 yang Setor Dividen Jumbo
Cum dividen adalah hari terakhir perdagangan saham di mana pembeli masih berhak mendapatkan dividen, sedangkan ex dividen adalah hari pertama perdagangan di mana pembeli sudah tidak mendapatkan hak dividen.
Berikut adalah jadwal lengkap yang telah ditetapkan oleh manajemen AlamTri Resources:
1. Pasar Reguler dan Negosiasi
Cum Dividen: 29 Desember 2025
Ex Dividen: 30 Desember 2025
2. Pasar Tunai
Cum Dividen: 2 Januari 2026
Ex Dividen: 5 Januari 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun
-
Potret Ketenagakerjaan RI: Pekerja Formal Menurun, Puluhan Juta Rakyat Pilih Kerja Serabutan
-
Dorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026: Tonggak Baru Motorsport Indonesia
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026, Industri Pengolahan Jadi Penopang
-
Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR
-
3 Bulan Pertama 2026 Ekonomi RI Terkontraksi 0,77 Persen, Sektor Energi Menjerit
-
Nilai Tukar Rupiah Diramal Bisa Terus Melemah Hingga ke Level Rp 17.550/USD
-
Rupiah Tembus Rp17.437, Bank Indonesia : Semua Mata Uang Negara Berkembang Melemah
-
Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen
-
Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T