- IHSG ditutup melemah 0,68 persen pada Kamis, 18 Desember 2025, mencapai level 8.618 akibat rupiah melemah.
- Pelemahan IHSG terjadi meskipun Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI Rate pada 4,75 persen.
- Secara teknikal, histogram negatif MACD melebar, mengindikasikan potensi IHSG melanjutkan pelemahan menuju area 8.550–8.600.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 18 Desember 2025. IHSG terkoreksi 0,68 persen dan berakhir di level 8.618, seiring tekanan dari pelemahan nilai tukar rupiah dan meningkatnya ketidakpastian global.
Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, menuturkan pelemahan IHSG terjadi meskipun Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (17/12).
Dalam beberapa hari terakhir, rupiah cenderung melemah dan pada perdagangan Kamis ditutup di level Rp 16.723 per dolar AS di pasar spot, di tengah penguatan indeks dolar AS serta pergerakan mata uang Asia yang ditutup variatif.
Minimnya sentimen positif baru yang kuat serta meningkatnya ketidakpastian global turut mendorong sikap hati-hati investor di pasar saham domestik.
Dari sisi sektoral, saham-saham consumer cyclical mencatatkan koreksi terbesar, sementara sektor consumer noncyclical masih mampu membukukan kenaikan tipis.
Secara teknikal, pergerakan IHSG menunjukkan tekanan yang masih berlanjut. Histogram negatif MACD terlihat semakin melebar, sementara Stochastic RSI kembali membentuk Death Cross dan bergerak mendekati area oversold.
IHSG juga ditutup di bawah level MA5, meski masih bertahan di atas MA20. Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan pelemahan dan menguji area support di kisaran 8.550–8.600.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 36,94 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 23,73 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,72 juta kali.
Baca Juga: Target Harga DEWA, Sahamnya Masih Bisa Menguat Drastis Tahun 2026?
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 266 saham bergerak naik, sedangkan 431 saham mengalami penurunan, dan 261 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, JAYA, BBRM, HILL, FORU, PORT, SUPA, RLCO, PSDN, LEAD, URBN, DPUM.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, KONI, COAL, MBSS, GGRP, PADI, PJHB, OPMS, BCIP, APIC, DEWI, SOCI.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan