- Bank Mandiri mengadakan RUPSLB pada Jumat (19/12) untuk menyetujui perubahan susunan pengurus demi penguatan tata kelola strategis.
- Pemegang saham menyetujui perubahan Dewan Komisaris dan menunjuk Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama baru.
- Keputusan RUPSLB ini mendukung percepatan pertumbuhan bisnis Bank Mandiri selaras visi perusahaan periode 2025–2029.
“Manajemen menyampaikan penghargaan atas pengabdian dan kontribusi Bapak Kuswiyoto dan Bapak Zainudin Amali dalam mengawal penguatan kinerja dan transformasi Bank Mandiri," ujarnya.
Dia menyatakan, perusahaan optimistis keputusan pemegang saham ini akan semakin memperluas peran perseroan dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
Lebih lanjut, bank berkode emiten BMRI ini menjelaskan, keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPSLB memperkuat konsistensi arah pengelolaan Bank Mandiri agar tetap selaras dengan visi Perseroan pada periode 2025–2029.
Dukungan serta keputusan pemegang saham dinilai menjadi fondasi penting dalam memastikan keberlanjutan strategi dan pencapaian kinerja Perseroan.
“Kami menyambut baik penunjukan Bapak Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama, serta kehadiran Bapak M. Rudy Salahuddin Ramto dan Bapak B. Bintoro Kunto Pardewo dalam susunan kepengurusan yang baru," ucap Adhika.
Menurutnya, keputusan pemegang saham ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola dan kepemimpinan Perseroan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan strategi bisnis jangka panjang Bank Mandiri.
Ke depan, Bank Mandiri menegaskan komitmen untuk terus mengakselerasi transformasi bisnis melalui sinergi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas kontribusi Perseroan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan Indonesia selaras dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis Pemerintah.
Baca Juga: Siap-siap, Bank Mandiri Mau Bagikan Dividen Interim Rp 100 per Saham
Berita Terkait
-
BMRI Mau Buyback Saham, Investor Disebut Dapat Angin Segar
-
Pasca-Merger, XLSMART Suntik Triliunan Rupiah untuk Percepat Infrastruktur 5G dan AI
-
BMRI Mau Buyback Saham Rp1,17 Triliun, Analis Bilang Begini
-
Rp1,45 Triliun Diborong! Ini Alasan BMRI Banyak Diborong Asing Pekan Ini
-
Dominasi Transaksi Digital, Bank Mandiri Dinobatkan sebagai Indonesias Best Transaction Bank 2025
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?
-
Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!