- Pada Minggu (28/12/2025), harga komoditas pangan nasional, termasuk cabai dan beras, menunjukkan tren penurunan signifikan berdasarkan data BPN.
- Kelompok cabai mencatat koreksi harga terdalam harian, sementara protein hewani seperti daging ayam dan telur juga mengalami pelemahan harga.
- Penurunan harga juga meliputi beras, bawang, dan beberapa komoditas strategis lain, mengindikasikan pasokan terjaga meski konsumsi akhir tahun meningkat.
Beras medium berada di level Rp13.511 per kilogram dengan penurunan Rp4 atau 0,03 persen.
Beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) tercatat Rp12.436 per kilogram. Harga tersebut turun Rp17 atau 0,14 persen, menunjukkan stabilitas distribusi beras pemerintah di pasar.
Komoditas kedelai biji kering impor tercatat Rp10.752 per kilogram setelah turun Rp54 atau 0,50 persen. Sementara jagung tingkat peternak berada di level Rp6.921 per kilogram dengan penurunan Rp16 atau 0,23 persen.
Harga minyak goreng cenderung stabil dengan pergerakan terbatas. Minyak goreng kemasan tercatat Rp20.904 per liter dan naik tipis Rp2 atau 0,01 persen.
Sebaliknya, minyak goreng curah turun Rp91 atau 0,51 persen menjadi Rp17.613 per liter, sedangkan Minyakita berada di level Rp17.563 per liter setelah turun Rp8 atau 0,05 persen.
Kelompok tepung terigu juga mencatat penurunan. Tepung terigu kemasan tercatat Rp12.865 per kilogram setelah turun Rp78 atau 0,60 persen.
Tepung terigu curah berada di angka Rp9.678 per kilogram dengan penurunan Rp56 atau 0,58 persen.
Dari sektor perikanan, harga ikan tongkol tercatat Rp35.504 per kilogram setelah turun Rp215 atau 0,60 persen.
Ikan bandeng juga berada di level Rp35.872 per kilogram dengan penurunan Rp217 atau 0,60 persen.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam
Berita Terkait
-
Panggul Beras Menteri Zulhas Disorot, Apa Tugas Menko Pangan?
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai Turun setelah Berhari-hari Melonjak
-
Kementan Disorot Usai Rincian Bantuan Bencana Viral, Harga Beras Rp60 Ribu/Kg Dinilai Janggal
-
Mentan Amran Lepas 207 Truk Logistik ke Sumatra, Angkut Migor, Susu Hingga Beras
-
Harga Cabai Rawit Merah Terus Melonjak, Tembus Rp 60.000 per Kg
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina