- BPI Danantara mengalihkan saham Seri B BUMN, termasuk BRI, BNI, dan Bank Mandiri, kepada BP BUMN.
- Pengalihan saham ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat UU BUMN.
- BRI, BNI, dan Bank Mandiri menyelesaikan transaksi pengalihan saham tersebut secara serentak pada tanggal 5 Januari 2026.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membagikan porsi saham Seri B Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) ke Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN).
Salah satu yang saham yang dialihkan yaitu beberapa himpunan bank negara (Himbara) yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Seperti dilansir dari keterbukaan informasi, masing-masing Bank BUMN itu secara serentak melakukan transaksi pengalihan saham dari Danantara ke BP BUMN.
Adapun, pemberian porsi saham ini untuk memenuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.
BRI
Dalam keterbukaan informasinya, Kamis, 8 Januari 2026, BRI memindahkan 806.109.768 lembar saham atau setara 0,53 persen milik Danantara Asset Management (DAM) ke BP BUMN, dengan nilai transaksi Rp 50 per lembar.
Dengan pemindahan kepemilikan saham ini, Pemerintah secara tidak langsung memiliki saham Seri A Dwiwarna 1 persen, sekaligus kembali memegang saham Seri B.
Setelah pengalihan, DAM masih memiliki 79,80 juta saham Seri B di BRI. Pengalihan saham ini terjadi pada 5 Januari 2026 lalu.
"Pengalihan tersebut tidak mempengaruhi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan," ujar Corporate Secretary BRI, Dhanny.
Baca Juga: Rekomendasi Saham-saham Hari Ini, Cek Ada yang Lepas Suspend BEI
BNI
Setelah BRI, BNI juga memberikan sejumlah saham seri B milik DAM sebesar 223.783.877 lembar saham ke BP BUMN.
Nilai transaksi pengalihan saham itu mencapai Rp 3.750 per lembar saham, di mana porsi pengalihan saham sebesar 0,6 persen.
Transaksi transfer saham ini juga terjadi pada 5 Januari 2025 lalu. Manajemen BNI memastikan, transaksi ini juga tidak berdampak pada operasional maupun keberlanjutan usaha perseroan.
Bank Mandiri
Bank Mandiri juga melakukan transaksi pemindahan saham Seri B sebesar 485.333.332 milik DAM ke BP BUMN, dengan nilai transfer Rp 125 per saham. Pengalihan saham ini setara 0,52 persen dari total saham Bank Mandiri.
Dengan pengalihan saham itu, DAM masih memiliki 48,04 juta saham Seri B. Sementara, pemerintah tetap sebagai pemegang Seri A Dwiwarna Bank Mandiri.
Adapun, sama seperti BRI dan BNI, transaksi pemindahan saham Bank Mandiri ke BP BUMN dilakukan pada 5 Januari 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut