- Harga emas Antam satu gram pada Kamis, 8 Januari 2026, berada di Rp 2.570.000, turun Rp 14.000 dari hari sebelumnya.
- Harga emas dunia (XAU/USD) melemah mendekati USD 4.450 per troy ounce karena aksi ambil untung investor.
- Pelaku pasar menanti rilis data ekonomi penting Amerika Serikat yang berpotensi mempengaruhi kebijakan suku bunga The Fed.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 8 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.570.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu ambruk Rp 14.000 dibandingkan hari Rabu, 7 Januari 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.426.000 per gram.
Harga buyback itu juga merosot sebesar Rp 14.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.335.000
- Emas 1 Gram Rp 2.570.000
- Emas 2 gram Rp 5.080.000
- Emas 3 gram Rp 7.595.000
- Emas 5 gram Rp 12.625.000
- Emas 10 gram Rp 25.195.000
- Emas 25 gram Rp 62.862.000
- Emas 50 gram Rp 126.345.000
- Emas 100 gram Rp 251.212.000
- Emas 250 gram Rp 627.765.000
- Emas 500 gram Rp 1.255.320.000
- Emas 1.000 gram Rp 2.510.600.000
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.
Harga Emas Dunia Merosot
Harga emas dunia melemah pada perdagangan awal Asia, Kamis, seiring aksi ambil untung investor setelah reli kuat dalam beberapa waktu terakhir. Mengutip FXStreet, harga emas spot atau XAU/USD tercatat turun mendekati level USD 4.450 per troy ounce.
Tekanan terhadap logam mulia ini muncul karena pelaku pasar mulai mengamankan keuntungan, di tengah meningkatnya kehati-hatian menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat (AS). Salah satunya adalah data Klaim Pengangguran Awal mingguan yang dijadwalkan rilis pada Kamis waktu setempat.
Baca Juga: Harga Emas Berbagai Variasi Berat Naik Lagi, di Pegadaian Meroket Hampir 20 Ribu
Selain itu, perhatian utama pasar juga akan tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS periode Desember yang akan diumumkan pada Jumat. Data tersebut dinilai krusial karena dapat memberikan petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
FXStreet mencatat, sentimen pasar juga sedikit membaik setelah kekhawatiran geopolitik mereda menyusul penangkapan mengejutkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada akhir pekan lalu. Kondisi ini membuat daya tarik aset safe haven seperti emas sedikit berkurang.
"Kami melihat penurunan hari ini sebagai aksi ambil untung umum setelah lonjakan baru-baru ini," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.
Adapun laporan ketenagakerjaan AS diperkirakan menunjukkan penambahan sekitar 60.000 lapangan kerja pada Desember, dengan tingkat pengangguran diproyeksikan turun menjadi 4,5 persen. Jika data yang dirilis lebih lemah dari perkiraan, hal tersebut berpotensi memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed.
FXStreet menilai, prospek penurunan suku bunga AS akan menjadi sentimen positif bagi harga emas. Pasalnya, suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang dalam memegang emas, sehingga mendukung permintaan terhadap logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?
-
IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I
-
Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik
-
BEI Buka Suara: Daftar Saham HSC Bukan Sanksi, Cuma 'Warning' Buat Investor
-
BSA Logistics Jadi Pertama IPO di BEI, Emiten Raup Dana Rp302,4 Miliar
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Bawang dan Beras Naik
-
Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET
-
Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik
-
Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
-
Investasi Emas Tanpa Ribet, Cicil Melalui Super App BRImo dan Dapatkan Bonus Cashback Menarik