- IHSG dibuka menguat dan bertahan di zona hijau pada 8.969 pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026 pagi.
- Bursa saham dipengaruhi sentimen global, termasuk antisipasi data inflasi China dan rotasi sektor Wall Street.
- Phillip Sekuritas memproyeksikan IHSG cenderung bearish dengan support 8.750 dan resistance di 9.050.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghijau pada awal perdagangan Jumat, 9 Januari 2026. IHSG menguat ke level 8.969.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.22 WIB, IHSG masih bertahan di zona hijau di level yang sama saat pembukaan atau naik 0,49 persen.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 8,44 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,58 triliun, serta frekuensi sebanyak 628.000 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 335 saham bergerak naik, sedangkan 246 saham mengalami penurunan, dan 377 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, KOCI, SOHO, RLCO, SOTS, MKAP, BIPU, INDS, FOLK NETV, GWSA, GRPM.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, IFSH, BSIM, CRSN, BBSS, OPMS, HDFA, SMLE, HAJJ, RDTX, SMKM, KOKA.
Proyeksi IHSG
IHSG pada perdagangan Jumat (9/1/2026) diperkirakan masih berada dalam tekanan. Phillip Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG bergerak bearish dengan level support di 8.750 dan resistance di 9.050.
Sentimen global masih cenderung berhati-hati seiring pergerakan bursa saham Asia yang dibuka beragam (mixed) pagi ini. Pelaku pasar menanti rilis data inflasi China, baik Indeks Harga Konsumen (CPI) maupun Indeks Harga Produsen (PPI), yang dinilai akan memberikan petunjuk arah kebijakan ekonomi Negeri Tirai Bambu.
Baca Juga: IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus
Sementara itu, bursa Wall Street semalam ditutup bervariasi. Investor melakukan rotasi dari saham-saham teknologi ke sektor pertahanan, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan rencana kenaikan belanja militer AS sebesar 50 persen menjadi USD 1,5 triliun per tahun.
Pelaku pasar juga mencermati kondisi pasar tenaga kerja AS. Laporan Challenger, Gray & Christmas mencatat korporasi mengumumkan 35.553 pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Desember 2025, menjadi level terendah sejak Juli 2024. Di sisi lain, rencana perekrutan pekerja mencapai 10.496, tertinggi sejak 2022.
Namun secara keseluruhan, potret pasar tenaga kerja AS dinilai masih suram. Sepanjang 2025, total PHK yang diumumkan korporasi mencapai 1,2 juta pekerja, tertinggi sejak 2020. Sementara rencana perekrutan anjlok 34 persen menjadi 507.647, terendah sejak 2010.
Dari pasar obligasi, imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun naik lebih dari 4 basis poin ke level 4,18 persen. Kenaikan ini terjadi menjelang rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS malam ini yang diperkirakan menunjukkan penambahan 60.000 tenaga kerja pada Desember, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4,5 persen.
Di tengah dinamika global tersebut, sejumlah emiten nasional menyampaikan target kinerja tahun 2026. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) menyiapkan belanja modal sekitar Rp400 miliar.
PT RMK Energy Tbk (RMKE) membidik laba bersih Rp800 miliar, sementara PT United Tractors Tbk (UNTR) menargetkan penjualan batu bara sebesar 18,8 juta ton.
Phillip Sekuritas juga merekomendasikan saham KRAS dan CSRA untuk strategi swing trading dengan tren jangka pendek dan menengah yang masih bullish. Adapun saham HOMI direkomendasikan sell on strength setelah mencapai target pertama dengan kenaikan 11,61 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026
-
Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta
-
Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit
-
Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat
-
Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru
-
128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan
-
Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026