Bisnis / Ekopol
Senin, 12 Januari 2026 | 18:38 WIB
Donald Trump (instagram)
Baca 10 detik
  • Ketidakpastian politik AS akibat sengketa Trump-The Fed memicu kenaikan harga emas dan perak pada 12 Januari 2026.
  • Ketua The Fed, Jerome Powell, diselidiki kriminal oleh Departemen Kehakiman terkait biaya renovasi gedung The Fed.
  • Powell meyakini penyelidikan ini merupakan intimidasi politik karena menolak tekanan Trump untuk menurunkan suku bunga acuan.

Sikap lebih keras datang dari Senator Demokrat, Elizabeth Warren. Ia menuduh Donald Trump sedang melakukan upaya pengambilalihan korup (corrupt takeover) terhadap sistem moneter nasional.

Menurut Warren, Trump sengaja mengkriminalisasi Powell agar bisa menempatkan sosok yang mudah dikendalikan sebagai pimpinan bank sentral yang baru.

Gedung The Federal Reserve. [Shutterstock]

Analisis Pasar: Tekanan yang Tidak Berdasar?

April Larusse, kepala spesialis investasi di Insight Investment, menilai bahwa serangan terhadap The Fed sebenarnya tidak memiliki landasan ekonomi yang kuat.

Meskipun Trump menginginkan suku bunga rendah untuk memacu pertumbuhan, inflasi yang masih membayangi masyarakat kelas menengah ke bawah tetap memerlukan kebijakan moneter yang hati-hati.

Dalam wawancara terbarunya dengan NBC News, Donald Trump tetap pada posisinya dengan mengkritik kinerja Powell. "Dia jelas tidak terlalu bagus di Federal Reserve, dan dia juga tidak terlalu bagus dalam proyek gedung," sindir Trump.

Load More