Bisnis / Keuangan
Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:51 WIB
Ilustrasi logo Bank Jago. [Antara]
Baca 10 detik
  • Bank Jago mengembangkan Aplikasi Jago yang menggunakan fitur Kantong untuk personalisasi pengelolaan keuangan nasabah hingga akhir 2025.
  • Fitur Kantong Bersama, sering digunakan oleh Gen Z dan milenial, menunjukkan peningkatan pengelolaan keuangan kolaboratif yang transparan.
  • Kantong Arisan, salah satu Kantong Bersama populer, mentransformasi arisan tradisional menjadi digital dengan iuran terjadwal dan aman.

Suara.com - Sebagai bank berbasis teknologi (tech-based bank), PT Bank Jago Tbk mengembangkan Aplikasi Jago (Jago App) yang dapat dipersonalisasi (personalized) sesuai kebutuhan masing-masing nasabah. Dalam mengelola kebutuhan-kebutuhan tersebut, Jago App menggunakan fitur Kantong (Pocket).

Sampai akhir 2025 Aplikasi Jago mencatatkan angka penggunaan aplikasi yang terus meningkat. Ini tercermin dari hampir 40 juta Kantong yang dibuat nasabah, dengan rata-rata 9,5 juta Kantong baru dibuat setiap tahunnya.

“Sebagai pelopor konsep Kantong, Bank Jago melihat Kantong bukan sekadar fitur, tapi sudah menjadi cara hidup bagi banyak nasabah dalam mengatur keuangan mereka," ujar Fikri Tegar Devaas Sulistiyaji, Head of Customer Research & Experience Bank Jago di Jakarta, Kamis (27/1/2026).

Dia menjelaskan, aplikasi Jago memiliki berbagai fungsi dan keunggulan yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan pengguna, seperti Kantong Bayar yang terhubung dengan kartu debit Visa untuk transaksi harian, hingga Kantong Nabung yang dilengkapi target, progres tabungan, dan fitur auto-budgeting.

Menurut Devaas, keberagaman jenis Kantong di Aplikasi Jago semakin menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan berbasis tujuan yang beragam dan bisa melibatkan banyak keluarga, kerabat, dan teman.

Keunikan yang dimiliki Kantong Jago adalah Kantong Bersama yang secara konkret menjadi alat pengelolaan keuangan bersama yang mengedepankan transparansi.

Ilustrasi Bank Jago.

Hingga Desember 2025, jumlah Kantong Bersama yang dibuat pengguna Aplikasi Jago bertumbuh 87 persen secara tahunan.

Mayoritas atau sebanyak 85 persen pengguna Kantong Bersama adalah generasi Z dan milenial, dengan rentang usia 20–34 tahun. Komposisi gender relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan.

"Ini mencerminkan pengelolaan uang bersama orang terdekat meningkat dan semakin menjangkau generasi produktif dan digitally native,” tutur Devaas.

Baca Juga: Bank Mega Syariah: Tabungan Haji Kelompok Gen Z Tumbuh 39,1 Persen

Ia menambahkan, nasabah juga semakin matang dan terencana dalam memanfaatkan Kantong Bersama, terlihat dari nama dan peruntukannya, seperti untuk dana darurat. Salah satunya kebutuhan harian dan rumah tangga.

Kantong Arisan masuk dalam lima terbanyak jenis Kantong Bersama yang dibuat nasabah.

Kantong Arisan dirancang khusus untuk arisan digital dengan iuran terjadwal dan sistem kocok otomatis, di mana dana hanya dapat ditarik oleh pemenang sesuai giliran.

Sepanjang 2025, pembuatan Kantong Arisan juga meningkat, terutama dari sisi nominal yang bertumbuh 69 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sekarang tradisi lokal dapat ditransformasi ke digital dengan praktis dan aman melalui Aplikasi Jago,” tegas Devaas.

Pengguna Kantong Arisan pun beragam, mulai dari komunitas terkecil dalam keluarga, hingga yang lebih besar seperti komunitas ibu rumah tangga, alumni, dan pekerja, menunjukkan fungsi fitur ini tidak hanya sebagai alat pengelolaan keuangan bersama, tetapi juga pengikat sosial dan komunitas.

Load More