- Mundurnya Dirut BEI adalah sentimen positif; saat tepat beli saham (serok).
- Eks Dirut BEI dinilai gagal antisipasi laporan MSCI hingga picu trading halt.
- Indeks menguat 1,06% ke level 8.319,15 pada pembukaan Jumat pagi (30/1).
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai mundurnya Iman Rachman dari kursi Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan angin segar bagi pasar modal tanah air.
Purbaya menyebut momentum ini sebagai waktu yang tepat bagi investor untuk kembali mengakumulasi saham.
"Wah, ini sentimen positif. Buat yang ngerti, saatnya serok-serok," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Pusat BPI Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
Tanggung Jawab atas Gejolak Pasar Langkah pengunduran diri Iman Rachman dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral atas rentetan sentimen negatif yang menghantam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepekan terakhir. Sebagaimana diketahui, IHSG sempat mengalami trading halt hingga dua kali pada Rabu (28/1) menyusul rilis laporan MSCI.
Purbaya mengkritik kurangnya antisipasi manajemen bursa terhadap masukan global. Menurutnya, koreksi tajam tersebut seharusnya bisa dimitigasi jika pihak BEI lebih responsif.
"Menurut saya positif ya, bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang muncul karena tidak menindaklanjuti masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan fatal yang menyebabkan koreksi dalam. Kalau tidak cepat dibetulkan, orang bisa menganggap ekonomi kita tidak stabil," tegas Menkeu.
IHSG Mulai Bangkit Respon pasar terhadap perubahan ini tampak optimis. Pada perdagangan Jumat (30/1) pagi, IHSG terpantau menguat signifikan. Indeks dibuka melonjak 1,06% ke level 8.319,15, menunjukkan kepercayaan investor yang mulai pulih setelah tekanan jual yang masif pada hari-hari sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar
-
Utang Luar Negeri Membengkak Tembus Rp7.784 Triliun, Pemerintah Fokus Biayai 3 Sektor Ini
-
Bapanas Ultimatum Pedagang Beras, Stok Tembus Rekor 5,3 Juta Ton: Jangan Mainkan Harga!
-
PIK2 Jadi Magnet Investor, PANI Bukukan Laba Rp578 Miliar dan Tebar Dividen
-
BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia
-
Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726
-
Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!
-
Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
-
Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram
-
Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia