Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) pada Jumat, 30 Januari 2026.
Warsh diproyeksikan akan menggantikan Jerome Powell, yang masa jabatannya akan berakhir pada Mei mendatang, setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang di lingkaran internal Gedung Putih.
Penunjukan ini menandai perubahan arah strategis dalam kebijakan moneter Amerika Serikat. Warsh, yang saat ini berusia 55 tahun, bukanlah orang baru di lingkungan The Fed maupun pemerintahan Trump.
Profil Kevin Warsh
Kevin Maxwell Warsh memiliki latar belakang pendidikan dan karier yang mumpuni di sektor keuangan:
Pendidikan: Meraih gelar Sarjana Kebijakan Publik dari Stanford University (1992) dan gelar Doktor Hukum (Juris Doctor) dari Harvard Law School (1995).
Karier Wall Street: Menghabiskan tujuh tahun di Morgan Stanley (1995-2002) sebagai Direktur Eksekutif di departemen merger dan akuisisi.
Pengalaman The Fed: Menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve dari tahun 2006 hingga 2011 di bawah kepemimpinan Ben Bernanke.
Peran Saat Ini: Peneliti senior di Hoover Institution, Stanford University, dan penasihat strategi ekonomi bagi Presiden Trump.
Baca Juga: Bebas Aktif atau Bebas Selektif? Menyoal Kursi Indonesia di Forum Trump
Selama krisis keuangan 2008, Warsh dikenal sebagai "jembatan" utama antara Bank Sentral dan para bos besar di Wall Street.
Mantan Ketua Fed Ben Bernanke menyebut Warsh sebagai rekan krusial dalam merumuskan strategi melawan krisis karena pemahamannya yang mendalam tentang praktik keuangan di lapangan.
Meskipun secara historis Warsh dipandang sebagai seorang inflation hawk (sosok yang sangat waspada terhadap inflasi), belakangan ini ia terlihat selaras dengan visi ekonomi Trump, bisa dibilang dia adalah 'pendukung Trump'.
"Amerika Serikat harus memiliki suku bunga terendah di dunia," ujar Trump, beberapa saat lalu seperti dikutip via New York Post.
Saat ini, target suku bunga AS berada di kisaran 3,5% hingga 3,75%. Namun, aspirasi politik Trump menginginkan angka tersebut turun drastis hingga sekitar 1%.
Meski pencalonannya disambut baik oleh pasar karena pengalamannya, masa lalu Warsh di The Fed tetap menjadi catatan bagi para ekonom. Berikut adalah beberapa poin penting dalam rekam jejak kebijakannya:
Berita Terkait
-
Trump Pilih Absen Super Bowl 2026 Imbas Ada Bad Bunny dan Green Day
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026
-
Guru Besar UGM: Gabung Dewan Perdamaian Trump dan Bayar Rp16,7 T Adalah Blunder Fatal
-
Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income
-
Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?
-
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
-
BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
-
Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe
-
5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko
-
Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?
-
Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026
-
Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week