- IHSG menguat 1,57 persen mencapai 8.047 pada Selasa, 3 Februari 2026, sejalan bursa regional dan merespons positif kesepakatan tarif AS-India.
- Sentimen positif juga berasal dari data manufaktur AS yang ekspansif dan hasil diskusi OJK, BEI, serta MSCI mengenai transparansi pasar.
- Penguatan domestik ditopang data makro, termasuk surplus neraca perdagangan dan aktivitas manufaktur nasional yang kembali ke zona ekspansi.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berbalik menguat pada sesi pertama perdagangan Selasa, 3 Februari 2026. IHSG naik 124 poin atau 1,57 persen ke level 8.047, setelah sempat tertekan di awal perdagangan.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya menyebut, penguatan IHSG sejalan dengan kinerja bursa regional Asia yang bergerak di zona hijau.
Pasar merespons positif kabar kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan India, setelah Presiden AS Donald Trump memangkas tarif impor India menjadi 18 persen dari sebelumnya 25 persen. Kebijakan tersebut dinilai meredakan ketegangan dagang kedua negara.
Dari Amerika Serikat, sentimen positif juga datang dari data ekonomi makro yang solid. Indeks ISM Manufacturing tercatat melonjak ke level 52,6 dari sebelumnya 47,9, menandakan aktivitas manufaktur kembali berada di zona ekspansi.
Capaian ini menjadi laju tercepat sejak 2022, didorong oleh pertumbuhan pesanan baru dan produksi yang kuat.
Dari dalam negeri, penguatan IHSG ditopang oleh langkah regulator dalam menstabilkan pasar pasca munculnya kekhawatiran MSCI terkait transparansi pasar.
Pelaku pasar menyambut positif hasil diskusi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan MSCI yang disebut berjalan lancar serta akan berlanjut ke pembahasan teknis, termasuk panduan metodologi dan perhitungan indeks.
Selain itu, rilis data makroekonomi domestik turut menjadi katalis positif. Aktivitas manufaktur nasional tercatat berada di zona ekspansi, ditambah dengan surplus neraca perdagangan yang memperkuat optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: Tommy Soeharto Lepas Semua Saham HITS, Intip Kondisi Keuangannya
Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 36,39 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,62 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,93 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 611 saham bergerak naik, sedangkan 175 saham mengalami penurunan, dan 172 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, LRNA, LMPI, SOHO, WAPO, KICI, POLU, OASA, ESTI, CBDK, JATI, NTBK.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, NSSS, MORA, FILM, SSTM, UNIQ, ASLI, LINK, SWID, ARKO, PACK, INTD.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Kronologi Sepatu 'Sekolah Rakyat' Rp27 M Viral, Hingga Klarifikasi Gus Ipul dan Stradenine
-
Perjalanan Batik Tulis Ethnic Gendhis, dari Ruang Tamu hingga Ekspor ke Inggris
-
Kapal Tanker Iran Masuk Wilayah Indonesia Menuju Kepri, Lolos dari Militer AS!
-
Prabowo Targetkan 71 Kota Sulap Sampah Jadi Listrik di 2029
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
-
Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026
-
Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik
-
Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak
-
Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya
-
Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad