- Rata-rata harga pangan nasional pada Selasa (3/2/2026) mayoritas komoditas strategis mengalami penurunan harga signifikan.
- Beras, minyak goreng, gula, dan bawang merah menunjukkan tren penurunan harga yang cukup merata dibandingkan hari sebelumnya.
- Beberapa komoditas tertentu seperti beras khusus lokal, daging sapi murni, dan cabai rawit merah mengalami kenaikan harga.
Suara.com - Harga pangan nasional bergerak fluktuatif pada Selasa (3/2/2026). Data rata-rata harga pangan nasional yang dihimpun dari panel harga Badan Pangan Nasional (BPN) menunjukkan mayoritas komoditas strategis mengalami penurunan dibandingkan harga pada 2 Februari 2026.
Penurunan harga terlihat cukup merata, mulai dari beras, gula, minyak goreng, hingga sejumlah komoditas protein hewani. Meski demikian, beberapa komoditas tercatat masih mengalami kenaikan harga di tengah tren koreksi tersebut.
Komoditas beras secara umum terpantau mengalami penurunan harga. Beras premium tercatat dijual dengan harga rata-rata Rp15.511 per kilogram atau turun Rp204. Sementara beras medium berada di level Rp13.320 per kilogram, turun Rp87 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat Rp12.444 per kilogram atau turun Rp16. Adapun beras medium non-SPHP dibanderol Rp13.881 per kilogram, turun Rp79. Namun, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan harga menjadi Rp15.936 per kilogram atau naik Rp254.
Selain beras, harga kedelai biji kering impor juga tercatat mengalami penurunan. Komoditas ini berada di level Rp10.805 per kilogram atau turun Rp95. Penurunan harga kedelai terjadi di tengah kebutuhan industri olahan yang relatif stabil.
Dari kelompok bumbu dapur, bawang merah mengalami koreksi cukup dalam. Harga bawang merah tercatat Rp39.146 per kilogram atau turun Rp1.573. Sementara bawang putih bonggol berada di level Rp37.743 per kilogram, turun Rp1.163 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga cabai menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Cabai merah besar tercatat Rp36.433 per kilogram atau turun Rp1.213, sedangkan cabai merah keriting berada di angka Rp37.176 per kilogram, turun Rp1.069. Di sisi lain, cabai rawit merah justru naik menjadi Rp60.400 per kilogram atau meningkat Rp542.
Harga minyak goreng juga tercatat melemah. Minyakita dijual dengan harga Rp17.441 per liter atau turun Rp203. Minyak goreng kemasan berada di level Rp20.922 per liter, turun Rp313, sementara minyak goreng curah tercatat Rp17.543 per liter atau turun Rp107.
Komoditas gula konsumsi berada di harga Rp18.099 per kilogram atau turun Rp169. Garam konsumsi juga tercatat turun ke level Rp11.421 per kilogram atau terkoreksi Rp134.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional 30 Januari Kompak Turun, Beras hingga Cabai Ikut Terkoreksi
Dari sektor peternakan, harga daging ayam ras berada di level Rp38.854 per kilogram atau turun Rp712. Telur ayam ras juga mengalami penurunan menjadi Rp29.945 per kilogram, turun Rp659. Jagung tingkat peternak tercatat Rp6.797 per kilogram atau turun Rp147.
Pada komoditas perikanan, harga ikan tongkol tercatat Rp36.749 per kilogram atau turun Rp210. Ikan bandeng juga turun ke level Rp36.460 per kilogram, terkoreksi Rp282. Namun, harga ikan kembung justru naik menjadi Rp45.270 per kilogram atau meningkat Rp541.
Harga daging sapi murni tercatat Rp136.701 per kilogram atau naik tipis Rp102. Sementara daging kerbau beku impor berada di level Rp110.665 per kilogram, turun Rp609, dan daging kerbau segar lokal tercatat Rp142.241 per kilogram atau turun Rp870.
Berita Terkait
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Sidak ke Kepulauan Riau, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: Ini Harus Diusut Tuntas
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun 19 Januari 2026, Bawang Merah hingga Cabai Makin Murah
-
Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg
-
Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan
-
Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?
-
Presiden Imbau Hemat Energi, Ini Tips Masak yang Lebih Efisien dari Pertamina
-
Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!