Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menegaskan perannya sebagai penggerak pengembangan talenta digital nasional dengan membuka Digistar Class Intern 2026 Batch 1. Program ini merupakan kelanjutan dari tingginya antusiasme mahasiswa pada periode sebelumnya, sekaligus wujud konsistensi Telkom dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.
Digistar Class Intern adalah program magang intensif selama lima bulan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar berbasis kerja nyata (real work experience). Mahasiswa yang lolos seleksi akan terlibat langsung dalam proyek-proyek strategis di unit kerja TelkomGroup dan mendapatkan pendampingan dari para mentor profesional. Pendekatan ini memungkinkan peserta untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengaplikasikannya dalam konteks bisnis dan operasional perusahaan secara langsung.
Pengalaman kerja tersebut diperkuat dengan modul pembelajaran terstruktur yang mengombinasikan penguatan hard skills, soft skills, serta pemahaman budaya kerja, sehingga proses pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi berorientasi pada kesiapan profesional dan kebutuhan industri.
“Digistar Class Intern merupakan wujud nyata komitmen Telkom dalam membangun masa depan talenta digital Indonesia. Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan, aplikatif, dan selaras dengan kebutuhan industri, sehingga peserta memiliki kesiapan yang lebih matang saat memasuki dunia kerja,” ujar Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan.
Tahun ini, Digistar Class Intern kembali dibuka bagi mahasiswa aktif minimal semester enam. Fokus pengembangan kompetensi mencakup berbagai bidang strategis, seperti Artificial Intelligence (AI) dan Business to Business (B2B) Solutions, sebagai bekal menghadapi dinamika industri digital yang semakin kompetitif. Pendaftaran Digistar Class Intern 2026 Batch 1 dibuka mulai 31 Januari hingga 8 Februari 2026, dan seluruh proses pendaftaran serta informasi program dapat diakses melalui platform resmi Kementerian BUMN di https://magenta.bumn.go.id.
Willy menambahkan bahwa Digistar Class Intern tidak hanya berfokus pada penguatan kompetensi teknis, tetapi juga pada pembentukan pola pikir profesional, karakter, dan kesiapan berkarier.
“Peserta tidak hanya belajar skill, tetapi juga merasakan langsung budaya kerja profesional di lingkungan TelkomGroup,” jelasnya.
Pada Digistar Class Intern 2025, para peserta berkesempatan untuk menyelesaikan real use case
TelkomGroup dan mengikuti kelas khusus (special class) dari para praktisi industri. Salah satu kolaborasi strategis tahun lalu dilakukan bersama Palo Alto Networks, perusahaan global terkemuka di bidang keamanan siber.
Diharapkan pada tahun ini, Digistar Class Intern 2026 dapat memberikan pengalaman yang lebih kaya dan relevan, dengan memperluas kolaborasi bersama mitra industri lainnya, memperdalam tantangan proyek yang diberikan, serta menghadirkan lebih banyak sesi mentoring untuk membekali peserta sebagai talenta digital siap kerja yang adaptif dan berdampak.
Baca Juga: Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast
Sebagai bagian dari pengelolaan talenta jangka panjang, Digistar Class Intern 2026 terintegrasi dengan Candidate Relationship Management System (CRMS) Telkom. Integrasi ini memungkinkan Telkom membangun hubungan berkelanjutan dengan talenta potensial sekaligus menjadi dasar pemetaan dan pengembangan talenta digital di masa depan.
Digistar merupakan ekosistem pengembangan talenta digital yang diinisiasi oleh Telkom, mencakup beragam program peningkatan kompetensi, kepemimpinan, hingga pengalaman kerja profesional.
Sepanjang tahun 2025, berbagai inisiatif Digistar seperti Digistar Connect, Digistar Community, dan Digistar Club telah menjangkau lebih dari 35.000 peserta dari seluruh Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai Digistar dapat diakses melalui Instagram @LivinginTelkom dan website
https://www.digistartelkom.id.
Telkom senantiasa berkomitmen untuk menjalankan seluruh program secara terbuka, akuntabel, dan berintegritas. Seluruh pihak diimbau untuk selalu mengakses informasi resmi melalui kanal yang terpercaya serta berhati-hati terhadap potensi penipuan. Seluruh proses dalam program Digistar Class Intern tidak dipungut biaya apa pun, sejalan dengan penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO 37001:2016 sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan tata kelola yang baik.***
Berita Terkait
-
Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast
-
Perkuat Kolaborasi Ekosistem Pendidikan Digital, Telkom Gelar PIJAR Live Connect 2026
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?