Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kenyamanan warganya, terutama bagi para penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Salah satu kemudahan yang sangat terasa adalah sistem Antrean KJP Pasar Jaya 2026. Kini, warga tidak perlu lagi mengantre sejak subuh atau berdesakan di lokasi pengambilan pangan murah.
Hanya melalui ponsel, Anda bisa mengatur jadwal pengambilan sembako dengan lebih tertib dan efisien. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai cara pendaftaran hingga berkas yang harus disiapkan.
Mengapa Harus Daftar Antrean Online?
Sistem antrean pangan bersubsidi ini dihadirkan untuk mengatasi kerumunan di gerai-gerai Pasar Jaya. Dengan mendaftar secara daring, penerima manfaat bisa mendapatkan kepastian waktu dan lokasi pengambilan.
Selain itu, sistem ini memastikan distribusi pangan murah tetap tepat sasaran dan transparan.
Dokumen yang Wajib Disiapkan
Sebelum mengakses situs pendaftaran, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa dokumen penting untuk proses verifikasi data. Dokumen ini sangat krusial agar sistem dapat mengenali identitas Anda sebagai penerima manfaat yang sah:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.
- Kartu Keluarga (KK).
- Kartu ATM KJP Plus yang masih aktif.
Pastikan data pada dokumen-dokumen tersebut sesuai dengan data yang terdaftar di sistem bantuan sosial Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga: Apakah Bansos Masih Lanjut di Tahun 2026? Ini Daftar Bantuan yang Cair Bulan Januari
Langkah-Langkah Daftar Antrian KJP via HP
Proses pendaftaran sangat sederhana dan bisa dilakukan dari rumah. Ikuti panduan bertahap di bawah ini:
- Akses Situs Resmi: Buka browser di ponsel Anda dan kunjungi laman https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/.
- Pilih Lokasi: Tentukan wilayah (misalnya Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan) dan pilih gerai Pasar Jaya terdekat dari tempat tinggal Anda.
- Input Data Diri: Masukkan nomor Kartu Keluarga (KK), NIK KTP, dan nomor kartu ATM KJP Anda (nomor yang tertera di kartu belanja).
- Tanggal Lahir: Masukkan tanggal lahir penerima manfaat sesuai format yang diminta.
- Verifikasi Keamanan: Masukkan kode captcha yang muncul di layar dengan benar.
- Konfirmasi Data: Centang kotak pernyataan bahwa data yang Anda masukkan adalah benar, lalu klik tombol Simpan.
Jika berhasil, sistem akan menerbitkan Tiket Antrean Digital. Sangat disarankan untuk langsung mengunduh atau melakukan tangkapan layar (screenshot) pada tiket tersebut.
Aturan Pengambilan dan Jam Operasional
Perlu diingat bahwa pendaftaran antrean online dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Satu NIK hanya diperbolehkan melakukan satu kali pendaftaran dalam satu hari.
Setelah mendapatkan tiket, Anda bisa datang ke lokasi yang dipilih pada H+1 setelah pendaftaran (esok harinya). Pengambilan sembako biasanya dilayani mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, tergantung pada ketersediaan stok di gerai tersebut.
Berita Terkait
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Pigai Sebut Anggaran Bansos Kemenham Belum Ada, Akui Gunakan Dana Pribadi
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Dari Bansos Hingga Keuangan Digital, Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil
-
Panduan Lengkap Cara Mengecek Desil Bansos 2026, Jadwal Pencairan dan Jenisnya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional