- Sejumlah komoditas pangan strategis seperti cabai, daging, dan minyak goreng mengalami penurunan harga rata-rata nasional pada Senin, 19 Januari 2026.
- Cabai merah keriting dan besar mencatat penurunan signifikan, sementara daging sapi murni dan kerbau ikut terkoreksi harganya.
- Mayoritas harga komoditas pangan tercatat turun, meskipun ikan tongkol dan beras khusus lokal menunjukkan kenaikan harga tipis.
Sejumlah komoditas pangan strategis terpantau mengalami penurunan harga pada Senin, 19 Januari 2026, seperti cabai, daging sapi, hingga minyak goreng.
Suara.com - Berdasarkan pantauan dari situs panelharga.badanpangan.go.id, harga yang ditampilkan merupakan rata-rata dari zona pasar di Indonesia. Pergerakan harga dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Komoditas cabai menjadi salah satu yang mencatat penurunan cukup dalam. Cabai merah keriting tercatat berada di angka Rp 35.720 per kilogram, turun Rp 2.099 atau 5,55 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada cabai merah besar. Harga komoditas tersebut tercatat Rp 35.237 per kilogram, turun Rp 2.056 atau 5,51 persen.
Sementara itu, cabai rawit merah turut melemah. Harga cabai rawit merah berada di level Rp 49.472 per kilogram, turun Rp 520 atau 1,04 persen.
Di sisi lain, sejumlah komoditas protein hewani juga terpantau mengalami koreksi. Daging sapi murni tercatat berada di angka Rp 134.980 per kilogram, turun Rp 1.448 atau 1,06 persen.
Tak hanya itu, daging kerbau segar lokal turut mengalami penurunan. Harganya berada di level Rp 137.105 per kilogram, turun Rp 3.312 atau 2,36 persen.
Untuk daging kerbau beku impor, harga tercatat Rp 107.922 per kilogram. Komoditas ini turun Rp 988 atau 0,91 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Komoditas daging ayam ras juga ikut turun tipis. Harga daging ayam ras berada di angka Rp 38.937 per kilogram, turun Rp 114 atau 0,29 persen.
Baca Juga: Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan
Penurunan harga juga terjadi pada telur ayam ras. Berdasarkan panel harga Bapanas, telur ayam ras tercatat Rp 30.733 per kilogram, turun Rp 161 atau 0,52 persen.
Komoditas bahan pokok lain seperti bawang putih bonggol juga tercatat turun. Harganya berada di angka Rp 38.379 per kilogram, turun Rp 611 atau 1,57 persen.
Untuk minyak goreng, baik kemasan maupun curah kompak melemah. Minyak goreng kemasan berada di level Rp 20.722 per liter, turun Rp 156 atau 0,75 persen, sementara minyak goreng curah tercatat Rp 17.480 per liter, turun Rp 137 atau 0,78 persen.
Sementara MinyaKita tercatat Rp 17.572 per liter, turun Rp 116 atau 0,66 persen. Komoditas gula konsumsi juga turun tipis ke level Rp 18.074 per kilogram, turun Rp 16 atau 0,09 persen.
Penurunan harga turut terjadi pada tepung terigu, baik kemasan maupun curah. Tepung terigu kemasan tercatat Rp 12.678 per kilogram, turun Rp 152 atau 1,18 persen, sedangkan tepung terigu curah berada di level Rp 9.461 per kilogram, turun Rp 196 atau 2,03 persen.
Di tengah tren penurunan, harga ikan tongkol justru bergerak naik. Komoditas ini tercatat Rp 36.809 per kilogram, naik Rp 445 atau 1,22 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100
-
Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara