- Data BPN pada Selasa (20/1/2026) menunjukkan mayoritas komoditas strategis mengalami penurunan harga rata-rata nasional.
- Cabai merah besar, bawang merah, dan telur ayam ras termasuk komoditas yang menunjukkan koreksi harga cukup signifikan.
- Kenaikan harga tercatat pada beberapa jenis beras medium dan premium, sementara daging sapi murni juga mengalami kenaikan tipis.
Suara.com - Sejumlah komoditas pangan strategis terpantau mengalami penurunan harga pada Selasa (20/1/2026).
Data panel harga Badan Pangan Nasional (BPN) menunjukkan, mayoritas bahan pangan bergerak turun dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan pantauan rata-rata harga nasional, penurunan terjadi pada komoditas protein hewani, bumbu dapur, hingga kebutuhan pokok rumah tangga seperti minyak goreng dan tepung terigu.
Pergerakan harga tersebut merujuk pada rata-rata dari zona pasar di Indonesia.
Komoditas cabai menjadi salah satu yang mengalami koreksi cukup dalam. Cabai merah besar tercatat berada di level Rp35.243 per kilogram setelah turun Rp1.928 atau setara 5,19 persen.
Sementara itu, cabai merah keriting juga ikut melemah. Harga cabai merah keriting berada di angka Rp35.244 per kilogram, turun Rp2.162 atau 5,78 persen.
Penurunan juga terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas ini berada di posisi Rp49.088 per kilogram setelah turun Rp1.708 atau 3,36 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Untuk komoditas bawang, harga bawang putih bonggol tercatat Rp38.325 per kilogram. Angka tersebut turun Rp467 atau 1,20 persen.
Tak hanya bawang putih, harga bawang merah juga terpantau turun cukup dalam. Bawang merah berada di level Rp41.039 per kilogram setelah turun Rp1.260 atau 2,98 persen.
Baca Juga: Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg
Pada kelompok pangan hewani, telur ayam ras terpantau turun tipis. Harga rata-rata nasional telur ayam ras berada di Rp30.816 per kilogram setelah turun Rp79 atau 0,26 persen.
Daging ayam ras juga mengalami penurunan. Harga daging ayam ras berada di angka Rp38.831 per kilogram, turun Rp337 atau 0,86 persen.
Komoditas perikanan turut bergerak melemah. Ikan tongkol tercatat Rp36.323 per kilogram setelah turun Rp334 atau 0,91 persen.
Adapun ikan bandeng berada di level Rp36.114 per kilogram, turun Rp572 atau 1,56 persen. Sementara ikan kembung tercatat Rp44.024 per kilogram, turun Rp135 atau 0,31 persen.
Pada komoditas gula, harga gula konsumsi berada di angka Rp18.129 per kilogram. Harga ini turun Rp2 atau 0,01 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, minyak goreng juga terpantau turun. Minyak goreng kemasan berada di Rp20.820 per liter setelah turun Rp124 atau 0,59 persen, sedangkan minyak goreng curah tercatat Rp17.573 per liter turun Rp136 atau 0,77 persen.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Rawit di Papua Pedas, Tembus Rp125 Ribu/Kg
-
Jelang Libur Nataru, Mayoritas Harga Pangan Nasional Kompak Melandai, Cabai dan Bawang Merah Turun
-
Harga Pangan Kompak Turun, Cabai hingga Beras Sama-Sama Terkoreksi
-
Harga Pangan 18 Desember: Beras, Bawang, Cabai, Daging Ayam dan Migor Turun
-
Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!
-
Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari