Bisnis / Keuangan
Minggu, 15 Februari 2026 | 09:30 WIB
Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Baca 10 detik
  • BPI Danantara sedang mengembangkan proyek kampung haji di Mekkah dengan membeli lahan 600 meter dari Masjidil Haram.
  • Danantara akan membangun 13 tower dan terowongan langsung menuju Kampung Haji untuk meningkatkan fasilitas jemaah.
  • Danantara mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City serta 14 bidang tanah seluas 4,4 hektare dari Thakher Development Company.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus mengembangkan proyek kampung haji di Mekkah, Arab Saudi. Salah satunya, dengan membeli tanah yang lebih dekat dengan Masjidil Haram.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut jarak antara tanah yang dibeli ke Masjidil Haram sepanjang 600 meter.

"Next-nya yang akan kita lakukan pembelian lahan kurang lebih jaraknya adalah 600 meter dari Masjidil Haram," ujar Rosan seperti dikutip, Minggu (15/2/2026).

Danantara Membeli Hotel di Mekah untuk pengembangan kampung haji. [Dok Danantara].

Rosan yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM ini menuturkan, Danantara juga akan membangun terowongan yang langsung menuju Kampung Haji. Sayangnya, ia tak merinci terowongan tersebut menghubungkan lokasi apa.

"Ada terowongan langsung, dan ini yang sudah kita lakukan pembelian hotel maupun lahan di Kampung Haji," bebernya.

Rosan menambahkan, tidak hanya hotel saja yang dibangun oleh Danantara. Akan tetapi, banyak gedung yang akan dibangun untuk memanjakan jemaah haji Indonesia.

"Ini penandatanganan pada 14 Desember lalu dan ini denah yang akan kita bangun, 13 tower yang akan kita bangun di wilayah itu," imbuh Rosan.

Sebelumnya, Danantara, melalui Danantara Investment Management (DIM), membeli aset perhotelan dan real estat di kawasan kawasan Thakher City. Pembelian ini, sebagai bagian dari pengembangan kampung haji di Makkah.

Akuisisi hotel dan kawasan real estat tersebut dari Thakher Development Company. Lokasi hotel dan real estat itu terletak sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram di Makkah.

Baca Juga: Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter

Akuisisi ini sebagai langkah awal Danantara, memasuki sektor hospitality di Makkah dan merupakan bagian dari strategi jangka panjang dan bertahap untuk mendukung upaya peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. Setiap tahunnya, jumlah jemaah umrah Indonesia tercatat mencapai lebih dari dua juta orang, sementara jumlah jemaah haji Indonesia secara konsisten berada di atas dua ratus ribu jemaah.

Dalam konteks tersebut, investasi terkait aset-aset pada fase ini mencakup satu hotel yang telah beroperasi serta rangkaian aset pengembangan berorientasi hospitality dengan potensi kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar hotel, yang seluruhnya tetap bergantung pada studi lanjutan serta persetujuan regulator yang berlaku. 

Dalam akuisisi tersebut, Danantara Investment Management dan Thakher Development Company telah menyepakati akuisisi Novotel Makkah Thakher City, sebuah hotel yang beroperasi dengan 1.461 kamar, serta empat belas bidang tanah seluas total sekitar 4,4 hektare yang dialokasikan untuk pengembangan di masa depan.

Bidang-bidang tanah tersebut direncanakan untuk dikembangkan dalam suatu master plan terpadu yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, dan sarana pendukung lainnya, selaras dengan kerangka pengembangan urban di Kota Makkah.

Load More