- BPI Danantara sedang mengembangkan proyek kampung haji di Mekkah dengan membeli lahan 600 meter dari Masjidil Haram.
- Danantara akan membangun 13 tower dan terowongan langsung menuju Kampung Haji untuk meningkatkan fasilitas jemaah.
- Danantara mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City serta 14 bidang tanah seluas 4,4 hektare dari Thakher Development Company.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus mengembangkan proyek kampung haji di Mekkah, Arab Saudi. Salah satunya, dengan membeli tanah yang lebih dekat dengan Masjidil Haram.
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyebut jarak antara tanah yang dibeli ke Masjidil Haram sepanjang 600 meter.
"Next-nya yang akan kita lakukan pembelian lahan kurang lebih jaraknya adalah 600 meter dari Masjidil Haram," ujar Rosan seperti dikutip, Minggu (15/2/2026).
Rosan yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM ini menuturkan, Danantara juga akan membangun terowongan yang langsung menuju Kampung Haji. Sayangnya, ia tak merinci terowongan tersebut menghubungkan lokasi apa.
"Ada terowongan langsung, dan ini yang sudah kita lakukan pembelian hotel maupun lahan di Kampung Haji," bebernya.
Rosan menambahkan, tidak hanya hotel saja yang dibangun oleh Danantara. Akan tetapi, banyak gedung yang akan dibangun untuk memanjakan jemaah haji Indonesia.
"Ini penandatanganan pada 14 Desember lalu dan ini denah yang akan kita bangun, 13 tower yang akan kita bangun di wilayah itu," imbuh Rosan.
Sebelumnya, Danantara, melalui Danantara Investment Management (DIM), membeli aset perhotelan dan real estat di kawasan kawasan Thakher City. Pembelian ini, sebagai bagian dari pengembangan kampung haji di Makkah.
Akuisisi hotel dan kawasan real estat tersebut dari Thakher Development Company. Lokasi hotel dan real estat itu terletak sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram di Makkah.
Baca Juga: Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
Akuisisi ini sebagai langkah awal Danantara, memasuki sektor hospitality di Makkah dan merupakan bagian dari strategi jangka panjang dan bertahap untuk mendukung upaya peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. Setiap tahunnya, jumlah jemaah umrah Indonesia tercatat mencapai lebih dari dua juta orang, sementara jumlah jemaah haji Indonesia secara konsisten berada di atas dua ratus ribu jemaah.
Dalam konteks tersebut, investasi terkait aset-aset pada fase ini mencakup satu hotel yang telah beroperasi serta rangkaian aset pengembangan berorientasi hospitality dengan potensi kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar hotel, yang seluruhnya tetap bergantung pada studi lanjutan serta persetujuan regulator yang berlaku.
Dalam akuisisi tersebut, Danantara Investment Management dan Thakher Development Company telah menyepakati akuisisi Novotel Makkah Thakher City, sebuah hotel yang beroperasi dengan 1.461 kamar, serta empat belas bidang tanah seluas total sekitar 4,4 hektare yang dialokasikan untuk pengembangan di masa depan.
Bidang-bidang tanah tersebut direncanakan untuk dikembangkan dalam suatu master plan terpadu yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, dan sarana pendukung lainnya, selaras dengan kerangka pengembangan urban di Kota Makkah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global