- Enam ruas tol baru sepanjang 198 km dibuka gratis secara fungsional untuk Mudik 2026.
- Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 dan 18 Maret 2026.
- 143,9 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran tahun ini.
Suara.com - Kabar gembira bagi masyarakat yang berencana pulang kampung pada momentum Lebaran 2026. Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) memastikan enam ruas jalan tol baru bakal dibuka secara fungsional tanpa tarif alias gratis.
Langkah ini diambil guna mengurai potensi kemacetan parah, mengingat ledakan jumlah pemudik tahun ini diprediksi mencapai angka yang fantastis.
Mengutip unggahan resmi akun Instagram @bakom.ri, total ada 198 kilometer jalan tol baru di koridor Trans Jawa dan Trans Sumatera yang siap dioperasikan secara sementara.
"Ruas tol tersebut dibuka sementara dan dapat dimanfaatkan tanpa tarif selama masa operasional mudik," tulis Bakom dalam postingannya dilihat Senin (23/2/2026).
Kebijakan "tol gratis" ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran 2026 dari Kementerian Perhubungan, pergerakan orang pada musim mudik tahun ini diprediksi menembus 143,9 juta jiwa.
Arus mudik sendiri diperkirakan mulai menggeliat pada Kamis, 12 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus mudik diprediksi terbagi dalam dua gelombang, yakni pada Jumat, 13 Maret dan Rabu, 18 Maret 2026.
Untuk arus balik, kepadatan diprediksi mulai terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, dengan puncak arus balik pada 24 Maret dan 28 Maret 2026.
Bagi Anda yang akan melintas di jalur Trans Jawa maupun Trans Sumatera, berikut adalah daftar ruas tol yang bisa dinikmati tanpa bayar:
Trans Jawa:
Baca Juga: Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Selama Mudik Lebaran
- Japek II Selatan: Ruas fungsional sepanjang 54,75 km.
- Jogja-Bawen: Ruas fungsional sepanjang 4,85 km.
- Jogja-Solo: Ruas fungsional sepanjang 11,48 km.
- Probolinggo-Banyuwangi Tahap I: Ruas fungsional sepanjang 49,68 km.
Trans Sumatera:
- Sigli-Banda Aceh Seksi I: Ruas fungsional sepanjang 23,9 km.
- Palembang-Betung Seksi I & II: Ruas fungsional sepanjang 53,6 km.
Meskipun gratis, pengendara diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan rambu-rambu darurat, mengingat jalur fungsional biasanya memiliki fasilitas pendukung yang belum sekomplit jalan tol operasional penuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?
-
Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet
-
Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?
-
IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I
-
Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik
-
BEI Buka Suara: Daftar Saham HSC Bukan Sanksi, Cuma 'Warning' Buat Investor
-
BSA Logistics Jadi Pertama IPO di BEI, Emiten Raup Dana Rp302,4 Miliar
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Bawang dan Beras Naik
-
Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET