- Harga emas Antam 1 gram pada 24 Februari 2026 mencapai Rp 3.068.000, naik Rp 40.000 dari hari sebelumnya.
- Harga buyback emas Antam juga meningkat Rp 41.000 menjadi Rp 2.854.000 per gram, belum termasuk pajak.
- Harga emas dunia melonjak didorong ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan tarif perdagangan Amerika Serikat.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 24 Februari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 3.068.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu lagi-lagi meroket Rp 40.000 dibandingkan hari Senin, 23 Februari 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.854.000 per gram.
Harga buyback itu juga juga melompat Rp 41.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.587.960
- Emas 1 Gram Rp 3.075.670
- Emas 2 gram Rp 6.091.190
- Emas 3 gram Rp 9.111.723
- Emas 5 gram Rp 15.152.788
- Emas 10 gram Rp 30.250.280
- Emas 25 gram Rp 75.500.280
- Emas 50 gram Rp 150.921.363
- Emas 100 gram Rp 301.764.530
- Emas 250 gram Rp 752.145.663
- Emas 500 gram Rp 1.508.080.800
- Emas 1.000 gram Rp 3.016.121.500
Harga Emas Dunia Melonjak Tajam
Harga emas dunia kembali mencatatkan reli tajam pada awal perdagangan Asia, Selasa. Logam mulia dengan kode XAU/USD melonjak hingga sekitar USD 5.230 per troy ounce, didorong meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian perdagangan global.
Mengutip laporan FXStreet, penguatan emas terjadi di tengah dinamika kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) yang kembali memicu kekhawatiran pasar. Investor pun beralih ke aset safe haven untuk mengamankan portofolio mereka.
Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026
Ketidakpastian muncul setelah Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa tarif besar-besaran yang sebelumnya diberlakukan Presiden AS Donald Trump dinyatakan ilegal. Namun, di sisi lain, Trump justru mengumumkan tarif baru sebesar 15 persen yang mulai berlaku Sabtu lalu.
Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump menyebut pungutan baru tersebut akan "berlaku segera" dan memperingatkan bahwa tarif tambahan akan menyusul. Situasi ini kembali memanaskan tensi perdagangan global dan meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai.
Selain faktor perdagangan, sentimen geopolitik juga turut menopang harga emas. Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan melanjutkan pembicaraan di Jenewa pada Kamis mendatang.
Pertemuan ini menjadi sinyal bahwa pemerintahan Trump menilai Teheran mulai menunjukkan itikad untuk mengurangi persediaan uranium yang diperkaya tinggi dan tidak mengembangkan senjata nuklir.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan masih ada peluang diplomatik untuk mencapai solusi. Namun, pasar tetap mencermati perkembangan ini dengan hati-hati.
Jika ketegangan meningkat, harga emas berpotensi melanjutkan kenaikan. Sebaliknya, jika negosiasi menunjukkan kemajuan signifikan, logam mulia ini bisa terkoreksi dalam jangka pendek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis