- McDonald’s buka gerai baru di Puncak untuk dukung pariwisata & ekonomi Bogor.
- Serap 30+ tenaga kerja lokal & perkuat komitmen 35 tahun "Sepenuhnya Indonesia".
- Gunakan 76% bahan baku lokal, bermitra dengan pemasok Sentul, Parung & Megamendung.
Suara.com - PT Rekso Nasional Food selaku pengelola McDonald’s Indonesia resmi melakukan ekspansi ke kawasan strategis Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kehadiran gerai terbaru ini bukan sekadar mengejar omzet, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menggerakkan roda ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan rantai pasok domestik.
Associate Director of Operations PT Rekso Nasional Food, Wawan Setiawan, menegaskan bahwa operasional McDonald’s Puncak memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Sedikitnya, ada lebih dari 30 tenaga kerja lokal asal Kabupaten Bogor yang direkrut untuk mengelola gerai ini.
"Selama 35 tahun, kami tumbuh bersama masyarakat. Kehadiran di Puncak adalah kelanjutan komitmen kami untuk memberikan kontribusi nyata, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun penguatan kapasitas SDM di industri restoran," ujar Wawan dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Hingga saat ini, McDonald’s Indonesia telah menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja di lebih dari 300 restoran di seluruh Indonesia, termasuk memberikan ruang bagi penyandang disabilitas melalui inisiatif Special Crew Teman Tuli.
Sisi menarik dari ekspansi ini adalah komitmen perusahaan terhadap kedaulatan pangan lokal. Tercatat, sekitar 76 persen bahan baku operasional McDonald’s Indonesia bersumber dari pemasok dalam negeri, mulai dari daging ayam, telur, hingga sayur-mayur yang memenuhi standar halalan thayyiban.
Untuk gerai Puncak, McDonald’s menggandeng pemasok dari wilayah Sentul, Parung, dan Megamendung. Langkah ini dinilai efektif dalam membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di wilayah penyangga ibu kota.
Pemilihan lokasi di Jl. Raya Puncak KM 80, Cisarua, dinilai sangat taktis. Berdasarkan data BPS, terdapat sekitar 18,16 juta perjalanan wisatawan ke Bogor sepanjang semester pertama 2025.
Camat Cisarua, Heri Risnandar, menyambut baik langkah ekspansi ini. Menurutnya, investasi ini menjadi katalisator bagi penataan kawasan wisata yang lebih terpadu.
Baca Juga: Ario Bayu Bintangi Film Sepenuhnya Indonesia, Cerita Hangat tentang Nilai yang Mulai Terlupa
"Ekspansi ini mencerminkan optimisme dunia usaha terhadap ekonomi daerah. Kami berharap ini menjadi pemantik investasi lainnya di kawasan Puncak," kata Heri.
Restoran yang beroperasi 24 jam ini memiliki kapasitas 158 kursi dan dilengkapi fasilitas modern seperti Self-Ordering Kiosk (SOK) serta Drive Thru, menjadikannya titik singgah strategis bagi wisatawan yang menuju Taman Safari Indonesia maupun Gunung Mas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
IHSG Bangkit dari Koreksi, Kembali ke Level 8.300
-
Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Gaduh Perjanjian Dagang RI-AS, Prof Harris: Jaga Kedaulatan Jangan Pakai Emosi Sesaat!
-
Claude Update AI "Karyawan Cerdas", Harga Saham IBM Rontok Parah!
-
IPOT Bongkar Kelemahan Aplikasi Trading yang Masih Andalkan Data Historis
-
Ma'ruf Amin Respons Menkeu Purbaya soal Mahalnya Bank Syariah
-
Tak Ada Lagi Alasan, Kemenperin Desak Industri Baja Segera Kantongi SNI
-
Harga Emas Pegadaian Rabu 25 Februari 2026, Galeri 24 Lebih Murah dari UBS
-
BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro