- Harga emas Antam 1 gram pada Senin, 2 Maret 2026, adalah Rp 3.135.000, naik Rp 50.000 dari hari Sabtu.
- Harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan Rp 50.000 menjadi Rp 2.914.000 per gram, belum termasuk pajak.
- Harga emas dunia meroket karena ketegangan geopolitik Timur Tengah, mendorong investor mencari aset safe haven.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 2 Maret 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 3.135.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu masih meroket Rp 50.000 dibandingkan hari Sabtu, 28 Februari 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.914.000 per gram.
Harga buyback itu juga melompat tinggi Rp 50.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu pekan kemarin.
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.621.544
- Emas 1 Gram Rp 3.142.838
- Emas 2 gram Rp 6.225.525
- Emas 3 gram Rp 9.313.225
- Emas 5 gram Rp 15.488.625
- Emas 10 gram Rp 30.992.113
- Emas 25 gram Rp 77.179.468
- Emas 50 gram Rp 154.279.468
- Emas 100 gram Rp 308.451.280
- Emas 250 gram Rp 770.937.538
- Emas 500 gram Rp 1.541.664.550
- Emas 1.000 gram Rp 3.083.289.000
Harga Emas Dunia Meroket
Harga emas dunia melonjak pada awal pekan ini seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Investor berbondong-bondong memburu aset safe haven menyusul serangan berkelanjutan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Mengutip laporan FXStreet, logam mulia tersebut dibuka dengan gap bullish sekitar 17 dolar AS dan sempat menguat hingga mendekati level 5.400 dolar AS per ons. Lonjakan terjadi saat pelaku pasar Asia merespons negatif perkembangan konflik akhir pekan lalu dan memilih mencari perlindungan di emas.
Baca Juga: Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram
Pada saat penulisan laporan, harga emas tercatat naik sekitar 1,50 persen ke kisaran 5.350 dolar AS per ons. Para trader kini memantau ketat perkembangan situasi guna memperkirakan seberapa lama konflik akan berlangsung dan dampaknya terhadap pasar global.
Ketegangan semakin meningkat setelah Iran dilaporkan menghentikan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Langkah tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan ekspektasi inflasi global.
Kondisi ini dinilai menjadi katalis positif bagi emas, yang selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak pasar. Jika ketidakpastian geopolitik berlanjut, harga emas berpotensi tetap bertahan di level tinggi dalam jangka pendek.
Pelaku pasar kini juga mencermati respons lanjutan dari negara-negara terkait serta potensi eskalasi yang bisa memperluas dampak terhadap pasar energi dan keuangan global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Harga BBM Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 20.750/liter
-
Didukung Kemenhub, Agung Sedayu Siapkan Terminal Terpadu di PIK 2, Hubungkan MRT hingga Bandara
-
Canggihnya Ambulans Universitas Sanata Dharma, Multifungsi dan Bisa untuk Operasi Ringan
-
Harga Avtur Turun 10 Persen Mulai 1 Juni
-
Bank Indonesia Bongkar Penyebab Rupiah Terus Tertekan
-
Kemenperin Minta Kaji Ulang Kemasan Polos Produk Tembakau
-
Bisnis Logistik Ikut Kecipratan Berkah Pariwisata Bali
-
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026, Apa Efeknya?
-
Pertamax Turbo Naik, Harga BBM Pertamax Tetap Dibanderol Rp 12.300
-
Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik