- Menkeu janjikan THR cair awal Ramadan, namun hingga pekan kedua belum terealisasi.
- Perpres penyaluran THR Rp55 triliun belum dirilis hingga awal Maret 2026.
- Jutaan abdi negara dan pensiunan masih menanti kepastian pencairan THR 100%.
Suara.com - Harapan jutaan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, hingga pensiunan untuk segera mengantongi Tunjangan Hari Raya (THR) tampaknya harus tertunda. Hingga memasuki pekan kedua bulan suci Ramadan, tanda-tanda pencairan dana segar tersebut belum juga terlihat.
Alih-alih cair di pekan pertama puasa seperti yang sempat dijanjikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan eksekusi pun hingga kini belum menampakkan batang hidungnya.
"Di awal-awal puasa kita harapkan (THR) sudah bisa kita salurkan," ujar Purbaya dalam acara Indonesian Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Namun, pantauan hingga Senin (2/3/2026) menunjukkan kenyataan yang kontras. Belum ada satu pun regulasi resmi yang dirilis pemerintah terkait teknis penyaluran THR tahun ini. Janji Menkeu bahwa THR akan menyapa rekening para abdi negara di awal Ramadan pun terancam hanya menjadi "angin surga" belaka.
Padahal, Purbaya sebelumnya mengklaim telah menyiapkan anggaran jumbo sebesar Rp55 triliun untuk memenuhi kewajiban tersebut. Komponennya pun cukup menggiurkan, yakni meliputi gaji pokok, tunjangan melekat, hingga tunjangan kinerja (tukin) sebesar 100 persen bagi ASN pusat.
Sebagai catatan, pada tahun 2025 lalu, pemerintah menyalurkan THR kepada sekitar 9,4 juta penerima yang mencakup ASN, PPPK, TNI-Polri, hingga pensiunan melalui PP Nomor 11 Tahun 2025. Saat itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberikan hak abdi negara secara penuh.
Kini, di tengah harga kebutuhan pokok yang biasanya merangkak naik saat Ramadan, kepastian kapan "hilal" THR muncul menjadi hal yang paling dinanti oleh jutaan keluarga abdi negara di seluruh Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus
-
IHSG Masuk Zona Merah, BEI Minta Investor Tenang: Fokus Fundamental!
-
Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan
-
Harga Emas Antam Semakin Tinggi, Tembus Rp 3,13 Juta/Gram
-
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Harga Emas Bersiap Rp3,4 Juta Per Gram